3 Warga Waci Tewas Dibunuh OTK Saat Berburu di Hutan

Yasim Mujair
Salah satu korban yang selamat dari penyerangan OTK di Hutan Halmahera (Foto: Istimewa)

TERNATE – Sebanyak 3 orang warga Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), dinyatakan tewas (meninggal dunia) saat berburuh di hutan. Para warga diduga diserang oleh Orang Tak Dikenal  (OTK) yang berada di hutan belantaran.

Kapolres Haltim, AKBP Driyano Andri Ibrahim menunturkan penyerangan terhadap warga Desa Waci korbanya sebanyak 5 orang, 2 diantaranya dinyatakan selamat. Sesuai informasi dari salah satu korban selamat atas nama Harun Muharam (36), sebelumnya 5 orang warga dalam perjalanan pulang usai berburu di sekitar kali Waci, dan tiba-tiba diserang oleh OTK dengan menggunakan anak panah, tombak dan parang.

“Penyerangan tersebut terjadi pada hari Jumat sekira pukul 16:00 WIT, saat 5 warga Desa Waci hendak pulang dan dihadang oleh orang orang tak dikenal yang diduga orang suku Tugutil sebanyak 12 orang dengan menggunakan anak panah,” kata Driyano Andri saat dikonfirmasi KabarMalut, Minggu (31/3/2019).

Menurutnya, pada saat penyerangan pertama korban Habibu Salatun (62) terkena luka panah pada rusuk dan Karim Abdurahman (56) luka panah pada pinggang sampai, korban tidak sadarkan diri dan terjatuh. Kemudian sekira pukul 17:00 WIT, para pelaku kembali melakukan penyerangan dan menggunakan anak panah dan mengenai Halim Difa (53) luka tusuk dan di paha kanan tembus betis kiri.

“Sekira pukul 18:00 WIT mereka (pelaku) kembali lagi dengan tujuan mengecek korban di TKP, dan memotong 3 orang korban yang sudah dalam keadaan meninggal dan disaksikan oleh korban selamat Halim Difa yang sementara bersembunyi tak jauh dari TKP,” jelasnya.

Besok harinya sekira pukul 04:00 WIT, lanjut Driyono, korban selamat atas nama Harun Muharam berhasil lari sampai pada mes perusahaan yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yaitu di Desa Dote dan langsung menghubungi atau menginformasikan via HP kepada saudaranya yang berada di Desa Waci, tentang kejadian yang dia alami mereka di hutan.

“Besoknya hari Sabtu sekitar 08:30 WIT masyarakat beserta 19 anggota terdiri dari 6 orang anggota Polsek Maba Selatan dan 3 orang anggota Satgas 731/Kabaresi serta 10 anggota Polres Haltim, berangkat ke lokasi TKP kemudian disusul oleh tim medis dan Babinsa Gotowasi serta masyarakat,” terangnya.

Anggota tiba di lokasi TKP dan bersama sama dengan masyarakat Desa Dote yang dikawal oleh 1 anggota Polres Halteng dan Babinkamtibmas Desa Waci, melakukan evakuasi korban dengan menggunakan 5 buah perahu katinting dan telah ditemukan 3 orang korban sudah tidak bernyawa, 1 orang selamat dengan luka panah di kedua kaki kanan dan kiri.

“Seluruh korban meninggal dunia dan selemata sekira pukul 05:30 WIT tadi dievakusi ke Desa Waci, kemudian korban meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka masing-masing dan korban luka panah dibawa ke Puskesmas Bicoli untuk dirawat,” pungkasnya.

Motif pembunuhan sendiri masih dugaan sementara OTK tersebut marah dan menyerang karena para korban mengambil hasil buruan  di hutan wilayah kekuasaan mereka. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut