KPU Halbar Gelar Apel Personil dan Coffee Morning Persiapan Pemilu

  • Bagikan
PPK se-Halbar saat mengikuti Apel Kesiapan Personil KPU (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Dalam rangka Kesiapan Personil KPU dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, KPU Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggelar Apel bersama Panitia Pemiluhan Kecamatan (PPK) se-Halbar dan Coffee Morning, yang berlangsung di halaman kantor KPU Halbar, Senin (1/4/2019).

Komisioner KPU Halbar, Ramla Hasyim mengatakan Apel Bersama sekaligus Coffee Morning atau cerita – cerita lepas antara penyelengara, merupakan kegiatan Nasional yang dilaksanakan saat memasuki bulan Pemilu.

“Ada beberapa hal yang perlu kami menyampaikan, yang pertama adalah kesiapan fisik dan mental kita, jadi walaupun kerja kita menumpuk jangan sampai karena malam kita gunakan waktu istirahat saat malam kita gunakan untuk berhura-hura, agar supaya dalam pelaksanaan ini pada tahapan sampai pada hari H dalam keadaan sehat dan kondisi kita tetap fit,” ungkap Ramlan dalam sambutannya saat memimpin Apel.

Kedua, lanjut Ramla, ada beberapa hal penting dalam kesiapan yakni mendistribusikan logistik yang dibahas pada Coffee Morning akan disampaikan oleh setiap Devisi terhadap anggota PPK.

“Bagaimana caranya, solusinya seperti apa, jadi dalam bentuk curhat atau apapun nanti disampaikan utamanya keselamatan logistik di lapangan nanti,” jelasnya.

Komisioner KPU Halbar saat Coffee Morning dengan PPK se-Halbar (Foto: Surahman/KabarMalut)

Sementara saat Coffee Morning bersama PPK se-Halbar, Devisi SDM KPU Halbar Abner Saban mewakili Ketua Abjan Raja, mengatakan dalam pekerjaan pada titik klimaks, PPK harus berada pada satu kesatuan dalam melaksanakan tahapan demi tahapan.

“Kami dari KPU tidak mau dengar persoalan kecil di tubuh PPK, kami tidak mau dengar ada masalah itu dan kami semua di KPU bahkan Sekertaris KPU tidak mau ada laporan seperti itu,” tutur Abner.

Menurut Abner, apapun yang terjadi, harus tetap fokus bagaimana cara menyelesaikan kasus tersebut, karena pekerjaan penyelenggara makin meningkat dan tidak terlepas dari sistem pengawasan. Tujuan Coffee Morning untuk memperkuat penyelengara dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi tahapan selanjutnya.

“Kami KPU meminta kita harus kompak, karena kesalahannya sekecil apapun itu akan berdampak pada kinerja dan kita punya jati diri sebagai penyelenggara, kalaupun kesalahan kecil tetapi itu berdampak luas,” terangnya.

Para PPK diingatkan untuk memahami Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang memuat banyak hal menjadi lampu merah kode etik penyelenggara Pemilu. UU tersebut tidak hanya berlaku bagi KPU, tetapi semua penyelenggara.

“Kami KPU bisa melakukan pemberhentian yang bersifat sementara menunggu keputusan tetap yang dikeluarkan oleh DKPP,”akunya.

Terpisah Sekertaris KPU Halbar, Rusdi Yamin mengatakan,  kegiatan rapat serentak seluruh Indonesia menjelang tahapan Pemilu pada tanggal 17 April dan kebutulan juga kemarin, saya baru pulang dari rapat koordinasi di KPU RI,

“Rapat ini dilaksanakan secara serentak nasional seluruh Indonesia dan dikirim dokumentasi atau laporan bentuk semi formal, untuk duduk besama dan didiskusikan, karena yang dipesankan dari Ketua KPU RI bahwa kita harus bersinergi dan kompak,” kata Rusdi.

Untuk arahan yang didapati pada saat rapat koordinasi, ada tiga hal yang harus diperhatikan adalah pertama senergi dan kompak, sinergi dengan Komisioner, senergi dengan Sekertariat.

“Kalau sudah jadi PPK harus siap 1×24 jam terutama berbicara sinergi siap bekerja untuk KPU,” tandasnya.

Perlu diketahui hadir dalam Apel Bersama KPU Halbar, PPK 8 Kecamatan se-Halbar sebanyak 40 orang, Komisioner Devisi SDM Abner Saban, Komisioner Devisi Teknik Irwan Hi Kader, Komisioner Devisi Hukum Ramla Hasyim, Sekertaris KPU Halbar Rusdi Yamin dan para staf KPU Halbar. (PN/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut