Polda Back Up Polres Haltim Usut Kasus Pembunuhan Warga Waci

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), resmi membentuk tim investigasi untuk penyelidikan kasus pembunuhan tiga warga Desa Waci, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Tim investigasi ini nantinya memback-up Polres Haltim untuk pengungkapan kasus tragis tersebut.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar mengatakan, kasus pembunuhan di hutan Halmahera ini sudah ditangani Polres Haltim. Namun Polda Malut tetap turut memback-up untuk pengungkapan pelakunya.

“Sejauh ini sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk dua korban yang selamat dari tragedi pembantaian yang diduga dilakukan suku asing ini,” kata Hendri kepada KabarMalut, Senin (1/4/2019).

Hendry mengaku, dalam proses penyelidikan, Polres Haltim juga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah serta turut dibantu pihak TNI-AD yakni dari Satgas 731/Kabaresi.

“Sementara proses penyelidikan sudah berjalan, Alhamdulillah turut dibantu Pemda dan pihak TNI,” jelasnya.

Selain itu, Kapolda Malut Brigjen Pol Suroto juga mengarahkan satu platon personil Polres untuk melakukan pengamanan di Desa Waci. Hal ini dilakukan mengantisipasi adanya serangan susulan.

“Sementara satu platon personil Polres digeser ke Desa Waci,” akuinya.

Disentil terkait dengan motif pembunuhan tiga warga Desa Waci yang diduga dilakukan sekelompok Suku Tagutil, Hendry mengatakan untuk sementara diduga Suku Tagutil merasa terusik oleh warga setempat karena melakukan perburuan di wilayah hutan yang dikuasai.

“Motif sementara baru itu, diduga Suku Tagutil ini merasa terusik,” akuinya

Diketahui, penyerangan yang dilakukan OTK diduga berasal dari Suku Tagutil menewaskan tiga warga Desa Waci diantaranya, Habibu (62), Karim Abdurahman (56) dan Yusuf Halim (34). Sementara dua korban penyerangan berhasil selamat dari pembantaian yakni Hakim Difa (53) dan Harum Muharam (36). (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut