Bos Investasi Bodong Kalumata Resmi Ditahan

Yasim Mujair
Bos Investasi Kalumata Suhesti saat berada di ruangan Kejari Ternate (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri  (Kejari) Ternate, resmi menahan tersangka Investasi Bodong Kalumata yang bernama Suhesti. Penahanan dilakukan setelah berkas tersangka dinyatakan lengkap (P21) dan diserahkan penyidik Polda Maluku Utara (Malut).

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Ternate, Pardi Muthalib mengatakan penyidik Polda Malut telah menyerahkan berkas tersangka dan barang bukti (tahap dua) kepada Kejaksaan Tinggi  (Kejati) Malut, selanjutnya berkas tersangkah dilimpihkan ke Kejari Ternate untuk proses penuntutan di persidangan.

“Perkara tersebut awalnya dari Polda, Polda serahkan ke Kejati Malut tetapi tahap dua di Kejari Ternate karena kasus posisinya berada di Ternate, jadi Kejari yang tangani Kasus tersebut,” kata Pardi kepada KabarMalut, Senin (8/4/2019).

Bos Investasi Kalumata Suhesti saat diperiksa di ruangan Kejari Ternate (Foto: Yasim/KabarMalut)

 

Penahanan yang dilakukan oleh JPU ini, berlangsung selama 20 hari kedepan sambil melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate. Jika sudah dilimpahkan di proses sidang, otomatis penahanan sudah menjadi kewenangan PN bukan Kejari lagi.

“Untuk penahanan tersangka 20 hari kedepan terhitung mulai hari ini, sebelum masa penahanan berakhit berkas perkara dan barang bukti akan secepatnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate untuk proses sidang,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk kerugian investasi belum diketahui pasti jumlah kerugian atau keseluruhan dana yang dihimpun dari masyatakat, karena baru saja menerima berkas tahap dua.

“Tersangka invesatsi bodong tersebut terdiri hanya satu orang saja dan hari ini kami tahan tersangka,” pungkasnya.

Perlu diketahui untuk tersangka dijeret dengan pasal Undang-Undang perbangkan ancaman hukuman diatas 5 sampai 15 tahun. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut