Panwascam Loloda Diduga Tebang Pilih Tindaklanjuti Laporan

  • Bagikan
Caleg PKB Dapil II Galela Loloda Irfan Abdurrahim

TOBELO –  Proses pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu)  Presiden dan Wakil Presiden,  DPR RI,  DPD,  DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten telah usai. Namun masih meninggalkan sejumlah masalah pada penyelenggara di tingkat bawah.

Caleg PKB Dapil II Galela-Loloda, Irfan Abdurrahim kepada KabarMalut Minggu, (21/04/2019) mengatakan, proses pemilu di Desa Dama Loloda Kepulauan dicederai oleh pemilih yang ingin membela kandidat mereka sehingga nekat mencoblos lebih dari 1 (satu) kali.

“Saya temukan bukti puluhan orang pemilih mencoblos lebih dari 1 (satu) kali dan tertulis nama pemilih di model C7 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda, “ujar Irfan.

Terhadap temuan tersebut dirinya telah melaporkan ke Panwascam Kecamatan Loloda Kepulauan untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Panwascam hanya memproses pemilih yang menggunakan Kartu Keluarga (KK) yang menjadi temuan mereka,  sementara pemilih yang mencoblos lebih dari satu tidak diproses. Padahal,  sudah dilaporkan saat hari H pencoblosan” pungkas Irfan. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut