PUPR Malut Gelar Bimtek Bidang Jasa Konstruksi di Halsel

Redaksi
Kepala Dinas PUPR Halsel, Ali Dano Hasan saat menyematkan tanda peserta secara simbolis (Ist)

LABUHA –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Bimbingan Teknik dan Sosialisasi Bidang Jasa Konstruksi dan Pemanfaatan Mobile Training Unit (MTU) serta Uji Sertifikasi Tenaga Terampil di Kabupaten Halmahera Selatan yang berlangsung pada Aula Malaria Center. Rabu, (24/04/2019).

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Pembangunan Yusuf Tauddin yang mewakili Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba, yang dihadiri Perwakilan Kepala Dinas PUPR Provinsi Malut, Instruktur Pelatihan, Perwakilan LPJK Provinsi Malut, Perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura, serta Para Peserta Bimtek.

Yusuf Tauddin menyampaikan bahwa, dengan adanya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dari Provinsi ini Kabupaten Halmahera Selatan belum menampung pembiayaan terkait dengan Bidang jasa konstruksi sesuai dengan UU No 2 Tahun 2017.

“Untuk itu, dengan adanya Bimtek ini kita dapat secepatnya mengadakan bagian yang mengatur persoalan jasa konstruksi tersebut”, pungkasnya.
Yusuf juga menambahkan dengan adanya persaingan global yang kita hadapi sekarang ini maka sangat penting untuk kita mengikuti tes sertifikasi karena semua akan diajarkan terkait dengan cara-cara teknis dalam bekerja.
“Mudah-mudahan para peserta dapat mengikuti bimbingan teknik dengan baik agar kedepan bisa mengaplikasikannya.” harapnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel Ali Dano Hasan  menyampaikan, dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan pembangunan infrastruktur publik dan representatif maka dunia perkonstruksian dewasa ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik dari sisi sentuhan teknologi, kualitas pekerjaan, konstruksi, maupun tuntutan kompetensi tenaga kerja konstruksi.

“Untuk itu dengan mengadakan bimbingan teknik ini agar peserta dapat mempunyai kualitas pekerjaan dan nilai kemanfaatan pekerjaan secara fungsional.” ucapnya.

Ali juga menambahkan, bahwa di Halsel belum mempunyai bidang yang mengatur tentang jasa konstruksi sehingga PUPR Halsel masih bekerjasama dengan PUPR Provinsi serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura untuk melaksanakan Sertifikasi Tenaga Terampil.

“Kami mengusulkan agar segera dikaji penambahan bidang jasa konstruksi pada Dinas PUPR agar dapat melaksanakan sertifikasi sesuai Amanat UU Jasa Konstruksi tersebut.” tandasnya

Ali juga Berharap agar para peserta mampu mengaplikasikan apa yg telah di dapatkan karena persaingan global yang kita hadapi sekarang ini membutuhkan tenaga-tenaga yang terampil. Peserta yang mengikuti Bimbingan Teknik tersebut sebanyak 40 orang. Acara ini diakhiri dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Asisten III Bidang Pembangunan Yusuf Tauddin, Perwakilan PUPR Pemprov Malut, dan Kadis PUPR Halsel.(*)

Hak Cipta KabarMalut