21 Siswa SMK Pariwisata Asima Morotai Jalani Prakerin di D’aloha Resort

  • Bagikan
Siswa-siswi SMK Pariwisata Asima Pulau Morotai yang siap jalani Prakerin di D'aloha Resort (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Dalam rangka memberikan pelatihan praktek kerja, SMK Pariwisata Asima Kabupaten Pulau Morotai menerjunkan sebanyak 21 siswa-siswi untuk menjalani  Praktek Kerja Industri (Prakerin).

Sekolah yang berdiri sejak tahun 2017 lalu dan mendapatkan  pengakuan resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berdasarkan pemberian Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) ini, 21 siswa-siswinya akan Prakerin di D’aloha Resort.

Ketua Yayasan SMK Pariwisata Asima Pulau Morotai, Asmar Ali Rahim menjelaskan Prakerin pertama kali sejak sekolah didirikan ini, para siswa-siswi masih Prakerin di D’aloha Resort Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan. Waktu Prakerin sendiri bakal berlangsung selama 2 hingga 3 bulan kedepan.

“Untuk kali pertama SMK Pariwisata Asima menurunkan 21 siswa dengan jurusan akomodasi perhotelan yang nantinya lokasi Prakerin di D’aloha Resort, Jababeka,” tutur Asmar kepada KabarMalut, Kamis (2/5/2019).

Asmar mengaku, negara juga telah memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada siswa dalam kurun waktu 1 tahun senilai Rp 1,6 juta per siswa sejak Januari 2019. Dengan demikian, diharapkan Prakerin kali ini siswa-siswi yang diterjunkan ke lapangan industri bisa mendapatkan ilmu pariwisata sekaligus bisa menjadi putra-putri terbaik di Pulau Morotai.

Ketua Komite SMK Pariwisata Asima Pulau Morotai, Sakir Sandri menyerahkan pakaian Prakerin secara simbolis terhadap salah satu siswa yang hendak menjalani Prakerin (Foto: Fizri/KabarMalut)

Sementara itu, Ketua Komite SMK Pariwisata Asima Pulau Morotai, Sakir Sandri berharap seluruh siswa-siswi untuk menjaga nama baik sekolah, orang tua serta nama baik Kabupaten Pulau Morotai.

“Kalian harus disiplin, karena kalian merupakan generasi emas yang akan datang untuk kemajuan Kabupaten Pulau Morotai,” ucapnya.

Pulau Morotai merupakan skop pariwisata yang luar biasa, sehingga dengan hadirnya siswa-siswi selaku generasi yang memiliki SDM yang matang, bisa lebih khusus sebaik mungkin.

“Saya harap jika ada permaslahan di adik-adik tolong sampaikan, karena di sekolah ini ada guru-guru yang kemudian mendidik kalian semua,” harapnya.

Sakir juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi bahwa saat ini daerah makin berkembang, untuk itu jangan menyia-nyiakan waktu, harus belajar sebaik mungkin, karena modal matang dalam bakat kedepan daerah akan menggunakan.

“Mudah-mudahan kedepan tidak hanya turun praktek di Morotai akan tetapi kedepannya lagi akan ke luar Morotai untuk praktek lapangan seperti contoh di Bali,” tutupnya.

Diketahui, saat ini SMK Pariwisata Asima Pulau Morotai memiliki 5 orang staf pengajar yakni Ketua Jurusan Giska Hito, Maya Andika Seri, Sukila M Tawari, Hasmiya Sangaji dan sekaligus menjadi Ketua Panitia yakni Rahmat Abdullah. (PN/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut