Polda Terus Lidik Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Bawaslu Malut

Yasim Mujair
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Masrur (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit- Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), masih terus melakukan penyelidikan dugaan penyalahgunaan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) pada Bawaslu Provinsi Malut.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Masrur mengaku kasus ini masih terus berproses meski beberapa waktu lalu dalam penyelidikan pihak Bawaslu belum memberikan dokumen data yang dimintai penyidik.

“Kasus ini masih lidik, dulu kita pernah minta data tapi belum dikasih pihak Bawaslu,” kata Masrur kepada KabarMalut, Senin (20/5/2019).

Penanganan dugaan penyalahgunaan anggaran SPPD hingga kini belum dihentikan, penyelidikan masih berlanjut namun karena bertepatan dengan pesta demokrasi (Pemilu 2019) sehingga ditangguhkan sementara. Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Sementara menunggu sampai selesai audit. Yang jelas baru kita periksa biar pemilunya lancar dulu lah,” tegasnya.

Masrur mengaku bakal segera berkoordinasi dengan pimpinan untuk memanggil para saksi dalam kasus ini.

“Sementa kami masih menunggu perintah dari pak kapolda baru kami panggil yang bersangkutan (Saksi),” pungkasnya. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut