Normalisasi Muara Untuk Topang PADes Wayo

  • Bagikan
Normalisasi muara di Desa Wayo (Foto: Hamasan/KabarMalut)

BOBONG – Pemerintah Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu, mulai mengubah wajah kumuh pelabuhan nelayan di dusun Tanjung Sari dengan melakukan normalisasi muara kali untuk dijadikan pelabuhan armada speed dan longboat angkutan penumpang maupun nelayan.

Kepala Desa Wayo, Sofyan Hasan mengaku Pemerintah Desa telah mengalokasikan anggaran Dana Desa sebesar Rp 34 juta untuk normalisasi muara yang dijadikan pelabuhan speed boat dan armada angkutan penumpang ke ibu kota kabupaten (Bobong). Sebab muara tersebut kini telah dangkal sehingga mengganggu aktifitas armada.

“Sebenarnya itu khusus untuk pelabuhan nelayan, namun dapat  digunakan untuk pelabuhan umum juga, tujuan kita selain merubah wajah kumuh di pelabuhan itu , kami juga bertujuan untuk meraup pendapatan asli desa (PADes) Wayo,” kata Sofyan kepada KabarMalut, Kamis (23/5/2019).

Normalisasi muara sudah dilakukan berkisar sepanjang 140 meter dengan lebar 15 meter dan kedalaman 2 sampai 3 meter. Jika sudah telaksana dengan baik, kedepan Pemerintah Desa akan menarik retribusi pada setiap armada yang berlabu di pelabuhan atau muara tersebut.

“Jadi itu nanti dikelola oleh desa sehingga nanti ada petugasnya juga untuk menarik retribusi. Namun itu juga nanti setelah kita siapkan Perdes-nya sebagai dasar kita untuk melakukan penarikan retribusi,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut