Warga Desak Bupati Kepsul Pecat Kades Waiboga

  • Bagikan
Aksi masyarakat Desa Waiboga di depan kantor Bupati Kepulauan Sulan menuntut pemberhentian Kades Waiboga (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Lagi – lagi  dana desa kembali menuai gerakan massa,  Kepala Desa (Kades) Waiboga Kecamatan Sulabesi Tengah, Hasanudin Tidore didesak turun dari jabatannya melalui aksi massa yang  tergabung dalam Aliansi Pemuda dan  Pelajar Desa Waiboga di depan kantor Bupati  Kepulauan Sula (Kepsul) (27/5/2019).

Masa yang menumpangi mobil truk itu  medesak Bupati Kepsul, Hendrata Thes segera memberhentikan Kades Waiboga dari jabatannya.

“Kami mendesak kepada bapak Bupati Kepulauan Sula untuk segera memberhentikan Kades kami (Waiboga) yang tidak bertanggung jawab atas nasib masyarakat melalui pengelolaan anggaran-anggaran desa” tegas salah satu orator, Ramli Umanailo.

Hasanudin yang juga sebagai Ketua  APDESI Kepsul ini dinilai tidak transparan soal pengelolaan keuangan.

Ramli menuturkan, perencanaan pembangunan desa tidak melalalui  prosedur seperti musyawarah dusun dan musyawarah desa, sehingga warga  tidak mengetahui sedikitpun soal arah pembangunan di Desa Waiboga. Sementara anggaran desa  yang diterima oleh Pemerintah Desa Waiboga sebesar Rp 1,4 milyar per tahun.

Harapan massa untuk bertemu dengan bupati tidak  membuahkan hasil, karena  bupati sedang  berada di luar daerah.

“kami tidak  bertemu bupati,  kedatangan kami  disambut Kabag Humas dan Asisten I dan mereka menyampaikan bupati keluar daerah,” kata  Ramli saat diwawancara.

Meski tidak bertemu bupati,  massa menyerahkan pernyataan sikap dan berjanji akan  kembali  jika  desakan mereka tidak  ditindaklanjuti. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut