HIPPMAMORO Desak Pemkab Segera Selesaikan Sejumlah Persoalan Daerah

  • Bagikan
Aksi Unjuk Rasa HIPPMAMORO di depan Kantor Bupati Pulau Morotai (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau didesak untuk segera menyelesaikan sejumlah persoalan daerah diantaranya soal, kualitas air bersih, masalah upah buruh PT MMC serta masalah izin Amdal tambang pasir besi PT KAK. Desakan disampaikan Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) dengan menggelar aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati  Pulau Morotai, Rabu (12/6/2019).

Kordinator Lapangan (Korlap), Riski Dj Gorahe menyampaikan bahwa pemerintah sudah seharusnya lebih memperhatikan masalah kualitas air bersih yang dikonsumsi oleh masyarakat Pulau Morotai, karena ini menyangkut kesehatan dan hajat masyarakat.

“Air bersih yang dikonsumsi warga kualitasnya sangat tidak baik, karena warnah air yang keruh, ini dapat menyebabkan penyakit seperti, penyakit ginjal, kencing batu dan beberapa jenis penyakit lainnya sehingga  menimbulkan kegelisahan pada masyarakat Morotai,” kata Riski dalam orasinya.

Menurut Riski, seharusnya PDAM memperhatikan masalah pengaliran air bersih ke rumah-rumah warga, karena beberapa desa seperti, Desa Momojiu, Desa Muhajirin Baru, Desa Pandanga, Desa Juanga dan Desa Wawama sudah beberapa bulan tidak mendapatkan air bersih.

“Ini jelas merupakan bukti ketidakpedulian Pemda terhadap masalah kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Riskal dan Dodi Rio yang merupakan orator selanjutnya juga menyampaikan orasinya tentang masalah pengupahan karyawan/buruh PT MMC. Menurut mereka bahwa telah terjadi tindakan diskriminatif serta ekploitasi terhadap buruh PT MMC, hal ini dapat dilihat dari masalah upah yang diberikan tidak sesuai dengan beban jam kerja.

“Jam kerja yang berlakukan lebih dari 8 jam kerja, tapi upah buruh yang diberikan hanya berkisar Rp 1,8 juta, ini artinya PT MMC tidak menggunakan ketetapan UMP dimana seharusnya buruh diberikan upah sebesar Rp 2,5 juta,” tegas Riskal.

Tuntutan yang sama juga disampaikan massa aksi di depan kantor DPRD Pulau Morotai. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut