BB POM Malut Ingkatkan Bahaya Jajanan Anak Sekolah

  • Bagikan
Peserta kegiatan Bimtek oleh BB POM Maluku Utara (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Maluku Utara (Malut) menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah Dalam Rangka Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah di aula Hotel Bryken Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kamis (27/6/2019).

Kegiatan diikuti 100 orang dari unsur Kepala Sekolah, guru (SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK), se-Kota Tobelo, Bimtek dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Halut, Erasmus Josehp Papilaya dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan. Para peserta mendapat Bimtek menyangkut Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang sehat dan aman dikonsumsi.

Dalam laporannya Kepala BB POM Malut diwakili Pengawas Farmasi Ahli Pertama, Fadhli Zul Hidayah Sulutan menjelaskan Bimtek ini merupakan salah satu program prioritas nasional Badan POM, sehingga Bimtek ini perlu perhatian dan komitmen bersama agar dapat menghasilkan keluaran seperti yang diharapkan.

“BB POM Maluku Utara telah dan melaksanakan tahapan program Intervensi Keamanan Pangan PJAS tahun 2019 melibatkan lintas sektor. Bimtek dilakukan dengan mengundang OPD dan penyelenggara pendidikan di kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Maluku Utara,” kata Fadhli.

BB POM mewanti-wanti bahayanya dampak negatif dari konsumsi bahan pengawet, bahan pemanis yang ada pada jajanan anak sekolah. Misalnya pengawet seperti  boraks, rodamin B, memicu munculnya risiko kanker.

Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Halut, Erasmus Josehp Papilaya dalam sambutanya mengatakan, kegaiatan Bimtek ini penting dalam rangka meningkatkan pengetahuan Komunitas Sekolah dan lintas sektor tentang kemananan pangan jajanan anak sekolah, sehingga mendorong kemandirian komunitas sekolah dalam penyediaan PJAS yang akan, bermutu, dan bergizi bagi komunitas sekolah.

“Komitmen serta Koordinasi di antara lintas sektor yang hadir pada hari ini menjadi bukti koordinasi lintas sektor terkait PJAS dapat terintegrasi melalui sinergisme lokus lintas program, audit bersama dalam rangka penerbitan sertifikat laik hygiene santai dan sertifikat piagam bintang keamanan pangan di kantin sekolah/PBKPKS,” jelasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut