Sula  

Tiba di Kepsul, Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Malut Gelar Penilaian di Desa Soamole 

Suasana penjemputan Tim Penilai Lomba Desa (Tim Evaluasi Perkembangan Desa) Maluku Utara oleh masyarakat Desa Soamole (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Tim Evaluasi Perkebangan Desa Provinsi Maluku Utara (Malut) kini tiba di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Tim yang didampingi Asisten III Setda Kepsul Zaidun dan Unsur Forkopimda langsung melakukan penilaian di Desa Soamole Kecamatan Sulabesi Tengah, Kamis 27/6/2019).

Kedatangan Tim Evaluasi Perkembangan Desa langsung dijemput masyarakat Desa Soamole dengan acara adat Bakayab Hai (Injak Tanah) dan tarian  Cakalele sebagai bentuk penghormatan atas tamu-tamu besar di Desa Soamole.

Bupati Kepsul Hendrata Thes menyampaikan, juara bukanlah masalah tapi tranparansi penilaian serta profesional tim penilai menjadi sebuah pelajaran berarti bagi masyarakat desa untuk berpacu maju membangun desa  dengan baik.

“Juara bukan masalah,  tapi profesionalitas penilaian itulah yang lebih penting demi meningkatkan semangat kerja bagi  rakyat untuk membangun desa,” kata  Bupati  dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Kepsul, Zaidun.

Terpisah, Ketua  Tim Penilai Evaluasi Perkembangan Desa Provinsi Malut, Anwar Lifran menyampaikan penilaian yang akan dilakukan ini bersandar pada tiga bagian besar  yaitu  soal pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan sebagaimana amanah Permendagri nomor  81 tentang Evaluasi Perkembangan Desa.

Setelah pembukaan kegiatan, tim  penilai langsung melakukan  penilaian ke rumah-rumah Pokja serta lembaga desa lainnya, dan berdasarkan hasil evaluasi, tim penilai menyampaikan bahwa Desa Soamole Kecamatan Sulabesi Tengah yang sebelumnya dikategorikan desa  berkembang, kini menjadi desa cepat berkembang dengan pencapaian skor 450.

“Kami  telah melakukan evaluasi di semua lembaga di desa maupun Pokja,  dan alhamdulillah Soamole telah mampu menyandang predikat Desa Cepat Berkembang yang sebelumnya hanya menyandang predikat desa  berkembang, dan scor penilaiam Desa Soamole naik menjadi 450,” kata Anwar.

Ia pun  berharap kedepan Kepala Desa Soamole mampu menciptakan program unggulan yang memiliki nilai jual yang tinggi. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut