Asik Nyabu, Bendahara PUPR Malut Diringkus BNNP

  • Bagikan
Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Edi Swasono memperlihatkan barang bukti dan dua tersangka Narkoba yakni Ahmad Yani Albaar (kanan) dan Rifan Fatamani (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Bendahara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara (Malut), Ahmad Yani Albaar (48) diciduk petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Malut. Yani diciduk petugas BNNP saat sedang asik nyabu di rumahnya di Kelurahan Jati Perumnas, Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate, pukul 03:00 WIT Minggu (30/6).

“Tersangka Yani  ditangkap di rumahnya di Kelurahan Jati  sekira pukul 03:30 WIT dengan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat +0,57 gram bersama alat penghisap Sabu,” ungkap Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Edi Swasono pada wartawan, Senin (1/7/2019).

Masih pada hari yang sama sekira pukul 14:14 WIT, Tim Pemberantasan BNNP juga menangkap seorang kurir Narkotika jenis Ganja lintas Provinsi bernama Rifan Fatamani alias Ifan (27 ), warga Kelurahan Fitu Kecematan Ternate Selatan.

“Tersangka ini diamankan ketika sedang menerima kiriman dari ekpedisi JNE berupa satu paket ganja seberat 1 Kg. Tersangka langsung diamankan tim berantas  bersama barang bukti,” katanya.

Untuk tersangka Yani  dijerat dengan Pasal 112 (ayat 1), Pasal 127 (ayat 1, huruf a) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka Rifan dijerat dengan Pasal 111(ayat 1) dan Pasal 114 (ayat 1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Selain itu tersangka (Rifan) juga dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar,” jelasnya.

Kedua tersangka bersama barang bukti kini dalam pengamanan BNNP Malut untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut