Soal Siswa SD Unggulan Morotai Belum Bisa Belajar Mengajar, Kadikbud Akui Pekerjaan Belum Tuntas

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Morotai, Revi Dara (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Terkait Sekolah Dasar (SD) Unggulan Pulau Morotai yang sudah resmi beroperasi namun siswa-siswi belum bisa melaksanakan proses belajar mengajar, karena fasilitas penunjang belum ada. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Morotai, Revi Dara angkat bicara.

Revi mengakui bahwa pekerjaan sekolah tersebut belum tuntas seratus persen, karena terdapat fasilitas pendukung lainnya salah satunya ruangan guru yang baru belum disiapkan dan masih menggunakan ruangan guru yang lama, tapi sekolahnya sudah dioperasikan, karena mengejar kurikulum.

“Jika kita tidak operasikan sekarang, maka kita tunggu tahun ajaran berikut 2020. Untuk itu dengan alasan yang disebut tadi, kita operasikan sekolah unggulan,” kata Revi saat dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (2/7/2019).

Revi menambahkan fasilitas sekolah yang masih kurang akan segera dilengkapi, karena anggarannya sudah disiapkan. Sehingga proses belajar mengajar bisa berlangsung lancar.

“Untuk anggaran ini lebih jelasnya tapi ditanyakan langsung ke Dinas PU, karena saya tidak hafal,” tuturnya.

Meski tidak mengetahui pasti besaran anggaran yang melekat di Dinas PU untuk SD Unggulan, namun dirinya mengakui bangunan sekolah unggulan yang sudah tuntas dikerjakan menghabiskan anggaran Rp 20 miliar.

“Orang tua murid dimohon untuk bersabar, percayakan kepada kami (Dikbud) karena kami tidak mungkin terlantarkan anak-anak Morotai, yang pasti fasilitas masih kurang itu akan dilengkapi. Tujuannya memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak Morotai, ” cetusnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut