Seorang Kakek Hilang Saat ke Kebun, Cucu Ditemukan Meninggal Terseret Banjir

  • Bagikan
Korban terseret banjir Putra Falensia Sarmin ditemuka meninggal dunia (Foto: Istimewa)

TERNATE – Seorang kakek bernama Samsudin Usman (60), Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), hilang saat ke kebun. Sementara cucunya Putra Falensia Sarmin (7) ditemukan meninggal dunia terseret banjir.

“Saya kemudian sampaikan kepada warga dan memutuskan untuk mencari di kebun. Tetapi sampai di kebun korban tidak dimukan,” kata Talha kepada KabarMalut, Rabu (3/7/2019).

Talha juga menambahakn, masyarakat yang ikut mencari sampai pukul 23:00 WIT tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban, warga hanya temukan pakaian yang dikenakan milik Samsudin berupa satu buah celana panjang, satu buah kaos dan satu buah topi milik korban tepat di atas batu pada salah satu barangka yang sementara digenang air banjir.

“Kami langsung menghubungi pihak Basarnas untuk sama-sama melaksanakan pencarian di sekitar perbatasan area perkebunan antara Kelurahan Tabona dan Kelurahan Tongole yang ikut membantu warga Tobona, sampai saat ini pihak Basarnas dan warga masih melakukan penyisiran di sekitaran area kebun namun belum menemukan,” tuturnya.

Saat melakukan pencarian di sekitaran area barangka mati, ditemukan pakaian yang dipakai cucunya (Putra) ditemukan sudah meninggal dunia. Korban diduga terseret banjir, saat berada di area barangka mati.

Kapolsek Ternate Utara, IPTU Ambo Wellang membenarkan peristiwa tersebut dan proses pencarian terhadap  korban Ibrahim masih dilakukan.

“Untuk cucunya sudah ditemukan, tetapi cucu tersebut sudah meninggal dunia,” ucapnya.

Ambo menghimbau kepada masyarakat agar menghindari barangka ketika terjadi hujan untuk mengatasipasi banjir yang datang secara tiba-tiba. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut