Kouta JCH Pulau Taliabu Bertambah 27 Orang

  • Whatsapp
Kabag Kesra Setda Pulau Taliabu, Mansu Mudo (Foto: Hamsan/KabarMalut)

BOBONG -Kuota Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) tahun 2019, mengalami peningkatan jika dibanding dengan musim haji tahun sebelumnya (2018). Penambahan kouta merupakan hasil kerja keras Pemerintah Daerah melalui Bagian Kesra dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

Kepala Bagian Kesra Setda Pulau Taliabu, Mansu Mudo mengaku musim haji kali ini (2019) Pulau Taliabu mendapat tambahan kouta sebanyak 27 orang, sehingga total jamaah dari sebelumnya hanya 30 orang, kini menjadi 65 orang.

Muat Lebih

“Ini semua karena kerja keras kami dan kerja sama kami antara pemda dan kemenag sehingga kuota jamah haji kami bertam dari 38 menjadi 65 maka terjadi penambahan 27 kuota,” Mansu saar dikonfirmasi KabarMalut di Gedung Hemongsia Sia Dufu, Jumat (5/6/2019).

Menurut Mansu, sebelumnya Pemda telah mengusulkan kuota penambahan sebanyak 30 orang untuk musim haji 2019. Namun yang disertujui Kemenag hanya berjumlah 27 orang.

“Kita usulkan adalah sebanyak 30 orang, namun yang disetujui hanya 27 saja,” terangnya.

Jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Pulau Taliabu yang masuk dalam daftar tunggu, cukup banyak jika dibandingkan dengan kabupaten induk (Kepulauan Sula). Maka diharapkan, kedepan Pulau Taliabu bisa mendapat penambahan kuota lebih banyak dari sekarang.

“Harapan kami selaku Pemerintah Daerah Kabuparen Pulau Taliabu pada Kementerian Agama, agar dapat menambahkan jatah kuota jamaah haji Pulau Taliabu, karena jumlah angka antrian kami di Taliabu lebih tinggi dari Kabupaten induk Kepulauan Sula,” tutur Mansu.

Pasca pemekaran Pulau Taliabu dari Kepulauan Sula, jatah atau kuota jamaah haji sejak dulu hingga sekarang, belum ada perubahan. Seharus pembagian kuota berdasarkan rumus yang berlaku sehingga Pulau Taliabu bisa mendapat tambahan lagi.

“Harapan kami mungkin ada perhatian khusus kepada kami kabupaten Pulau Taliabu,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *