Keluarga Korban Bantah Mardan Bunuh Diri

  • Whatsapp
Jenazah Mardan Badarudin (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Keluarga Mardan Badarudin (32), membantah jika Mardan yang ditemukan dengan luka gorok di leher pada Jumat (5/7) lalu, sehingga nyawanya tidak bisa diselamatkan, bukan korban bunuh diri melainkan sebuah kecelakaan. Pihak keluarga menyesalkan pemberitaan media bahwa korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya sendiri.

Salah satu keluarga korban, Samsul Suaib (28) menyebutkan bahwa korban yang meninggal bukan karena bunuh diri melainkan kecelakaan kerja pada saat menebang pohon.

Muat Lebih

“Saudara saya meninggal bukan karena bunuh diri saya dari pihak keluarga mengklarifikasi bahwa korban meninggal karena kecelakaan kerja saat menebang pohon,” kata Samsul kepada KabarMalut, Senin (8/7/2019).

Samsul menceritakan kronologis kejadian, berawal dirinya sendiri di rumah tiba-tiba tetangga kos yang ada di samping rumah memanggil, kemudian dirinya lari ke rumah korban sesampai di sana korban tersebut sudah tergeletak kemudian dirinya keluar untuk meminta pertolongan pada warga setempat.

Diakuinya saat itu salah satu teman korban bernama Iswan sempat melihat korban sedang memotong pohon, berselang 5 menit ia mendengar anaknya berteriak meminta pertolongan.

“Untuk itu kami dari keluarga mengklarifikasi bahwa saudara kami itu bukan bunuh diri tetapi ia meninggal karena kecelakaan saat memotong pohon di belakang rumah,” tegas Samsul.

Berita terkait: Diduga Stres Anak Meninggal, Seorang Warga Toloko Gorok Leher Sendiri untuk Ahiri Hidup

Sementara itu, Kapolsek Ternate Utara, IPTU Ambo Wellang mengaku pihaknya akan menyelidiki pengakuan keluarga korban ini. Penyelidikan akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Mungkin selesai dina ke 9 baru dipanggil keluarga korban dan istri korban untuk dimintai keterangan,” ujar Ambo.

Polisi akan menggali pengakuan  keluarga korban bahwa korban sebelum meninggal sedang melakukan pemotongan kayu di dekat kuburan. Pengakuan ini merupakan petunjuk baru, karena sebelumnya belum diketahui.

“Mungkin dari petunjuk itu, nanti baru kita mengklarifikasi kalau almarhum itu kecelakaan kerja atau bunuh diri,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *