DPRD Halut Ancam Jemput Paksa Empat Pejabat

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPRD Halmahera Utara, Janlis Kitong (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengancam bakal menjemput paksa empat pejabat Pemkab Halut, jika tidak hadir dalam panggilan DPRD. Empat pejabat tersebut yakni, Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Nyoter Koenoe, Kadis Kesbangpool Menas Rompis, Kasat Satpol PP N Sahetapy dan Kabid Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Johana Rahamis.

“Hari ini kami sudah panggil tapi yang bersangkutan masih saja beralasan, katanya ada sementara keluar daerah. Tapi setelah kami cari tahu ternyata mereka tidak keluar daerah, tapi ada di Halut. Salah satunya Kepala DPMD Nyoter Koenoe yang tidak keluar daerah, tapi beralasan katanya ada di luar daerah,” kata Ketua Komisi II DPRD Halut, Janlis Kitong kepada wartawan, Selasa (9/7/2019).

Muat Lebih

Menurut Janlis untuk pemanggilan empat pejabat terkhir pada besok hari, jika masih saja beralasan, maka dilakukan panggilan ketiga dengan cara paksa.

“Sesuai dengan Undang-Undang MD3 itu sangat jelas semuany sudah diatur, jadi DPRD juga punya kewenangan untuk melakukan pemanggilan secara paksa kepada siap saja yang mengabaikan pemanggilan DPRD termasuk empat pejabat ini,” tuturnya.

Janlis juga mengatakan kasus empat pejabat ini juga akan dimasukan ke pidato Ketua DPRD pada Paripurna nanti.

“Kasus empat pejabat ini akan juga dibacakan pada saat Ketua DPRD menyampaikan pidato diatas podium pada Paripurna nanti, sehingga ini akan diketahui oleh Bupati Halut,” tutupnya.

Perlu diketahui, DPRD Halut memanggil empat pejabat untuk melakukan pemeriksaan karena diduga telah menyalahgunakan SPPD, kasus gratifikasi pada saat kepergian ke Kanada. (Ajo)

Pos terkait