Tiket Pesawat Mahal Pengaruhi Pendapatan Hotel di Ternate

  • Bagikan
General Manager Muara Hotel Ternate, Vitra Marhan (Foto: Yunita/KabarMalut)

TERNATE – Melambungnya harga tiket pesawat masih dirasakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Harga tiket yang masih tergolong mahal juga sangat berdampak pada pendapatan sejumlah hotel dan penginapan yang ada di Kota Ternate.

General Manager Muara Hotel Ternate, Vitra Marhan mengaku harga tiket pesawat adalah salah satu penyebab menurunnya tingkat hunian hotel Muara. Tingkat Penghuni Kamar (TPK) saat ini sangat kurang, pasalnya jika dibandingkan dengan okupansi pada tahun sebelumnya yang mencapai 60 persen kini untuk tahun 2019 menurun 37 hingga 40 persen.

“Okupansi di tahun sebelumnya 60 persen, tapi dengan harga tiket yang masih mahal untuk TPK per bulan Juni 2019 saja kita drop 37 hingga 40 persen,” tuturnya.

Hal ini juga yang terjadi pada penyewaan ruangan (Room) hotel, baik untuk acara pernikahan maupun kegiatan dari instansi dan Kementerian seperti Kementerian Agama, Perhubungan, Pertanian dari pusat.

“Kalau biasanya kegiatan dari Kementerian pusat dilakukan rutin tiap bulannya, sekarang paling 3 hingga 4 bulan sekali baru mereka lakukan kegiatan di hotel kami. Jadinya hotel sepi bahkan sewa untuk wedding juga tahun lalu kosong,” tandasnya.

Saat ini Muara Hotel menawarkan berbagai paket promo untuk menarik minta pengunjung dengan menggelar event untuk para komunitas di Kota Ternate serta menawarkan minuman dan makanan dengan harga terjangkau. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut