TMMD ke-105 Kodim 1509 Resmi Dimulai 

  • Bagikan
Penyerahan naska proyek TMMD oleh Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba kepada Dandim 1509/Labuha Letkol Infantri Imam Hanfi (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 1509/Labuha tahun 2019 yang digelar di wilayah Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dengan tema’Bersama TMMD Membangun Untuk Kesejatraan Masyarakat’ resmi dimulai, Rabu (10/7/2019).

Upacara pembukaan TMMD ke 105 dipusatkan di lapangan bola kaki Desa Saketa. Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan bertindak sebagai pemimpin upacara Danki A RK- 732 Banau Kapten Inf Danil Supriatama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf. Endro Satoto, Bupati Bahrain Kasuba para Kasi Korem 152 Babullah, Dandim jajaran Korem 152 Balullah dan Forkopimda Kabupaten Halsel.

Sesuai surat Telegram Rahasia Pangdam XVI/Pattimura nomor STR / 237 I 2019 tanggal 01 Februari 201 tentang perintah agar merencanakan dan menyiapkan kegiatan TMMD tahun 2019 dan Surat Telegram Danrem 152/Babullah nomor ST/117/2019 tanggal 06 Februari 2019 tentang perintah agar merencanakan dan menyiapkan kegiatan TMMD tahun 2019 yang dibacakan Dandim 1509/Labuha, Kolonel Infantri Imam Hanfi, untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat meIaIuI pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas keamanan di wilayah Halsel.

TMMD kali ini dilaksanakan di enam desa yakni Dese Saketa, pembuatan Mandi Cuci Kakus (MCK) pembuatan Iorong Koridor, pengecoran lima jalan setapak, pembuatan deker empat unit, Pembuatan drainase dua unit. Sedangkan di Desa Cango,  pengecoran jalan setapak, pembuatan pagar masjid An Nur, pembuatan MCK maslid An Nur, pembuatan talud, pagar mushoIa dan pembuatan MCK.

Di Desa Koititi, pengecoran jalan setapak, pembuatan deker dan jembata, Desa Doro, pembuatan drainase, pembuatan deker, rehab gereja Bethel, pembuatan pagar gereja Bethel, pembuatan dua unit MCK dan rehab masjid. Sedangakn Desa Bumi Rahat, pembuatan jambatan, pembuatan drinase, rehab masjid, pembuatan pagar masjid dan pembuatan MCK. Untuk Desa Balitata, pembangunan talud, pembuatan deker dan jembatan.

Sementara kegiatan non fisik, difokuskan pada kegiatan sosial seperti, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, sosialisasi pendidikan,  hukum dan Kamtibmas, sosialisasi narkoba, keagamaan, Keluarga Berencana, perikanan dan perternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, PKK pelayanan publik dan kependudukan, terorisme dan paham radikalisme.

“Waktu kegiatan selama 30 hari, di mulai tanggal 10 Juli sampai 8 Agustus 2019.” jelas Danrem. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut