Kejati Malut Tingkatkan Status Kasus Korupsi Proyek Jalan Sayoang-Yaba

  • Whatsapp
Kondisi jalan Sayoang-Yaba ketika masih dalam pengerjaan (Foto: Istimewa)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), akhirnya menemukan bukti kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Sayoang-Yaba di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Kejati langsung meningkatkan status kasus  yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 49,5 miliar dari penyelidikan ke penyidikan.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan status kasus proyek pembangunan jalan Sayoang-Yaba tersebut yang sebelumnya masih dalam tahap penyilidikan, kini sudah dinaik ke tahap penyidikan.

Muat Lebih

“Sekarang statusnya (kasus Jalan Sayoang-Yaba) sudah naik penyidikan,” kata Apris kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).

Menurut April, peningkatan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan ini, setelah penyidik menemukan sejumlah bukti ata pelanggaran pekerjaan proyek tersebut.

“Hasil pemeriksaan ahli dari Manado Provinsi Sulawesi Utara dikantongi penyidik, namun belum bisa dibuka. Sebab, sementara masih tahap penyidikan,” jelasnya.

Meski sudah dalam penyidikan, namun penyidik belum menetapkan tersangka yang harus bertanggung jawab dalam proyek ini. Penetapan akan dilakukan dalam gelar perkara oleh penyidik sendiri.

“Nantilah, masalah tehnis ada di penyidik yang menangani kasus tersebut, namun pada intinya perkembangan kasus itu sudah masuk tahap penyidikan,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *