Pencopotan Tiga Ketua DPD II Partai Golkar Dinilai Illegal

  • Whatsapp
Mantan Ketua DPD II Partai Golkar, Samad Hi Moid (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Samad Hi Moid menilai pencopotan dirinya dengan dua Ketua DPD II Partai Golkar lainnya yang dilakukan DPD I Partai Golkar Maluku Utara, merupakan tindakan illegal karena tidak sesuai dengan AD/ART Partai dan Poin 15 tahun 2017.

“Apa yang mereka lakukan adalah ilegal, dan hal seperti ini seorang Samad sudah hatam dan sudah tidak lagi kaget,” tutur Samad Hi Moid dikonfirmasi Kamis (11/7/2019).

Muat Lebih

Samad mengaku, nama-nama yang diberhentikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Alien Mus dan Sekretaris  Arifin Djafar tidak sesuai dengan aturan yang dibuat DPP. Maka dari itu dirinya menegaskan bakal membawa keputusan tersebut ke DPP Partai Golkar.

“Dalam waktu yang singkat kami ketiga DPD II yang diberhentikan bakal membawa hal ini ke DPP, karena pemberhentian harus ada persetujuan dari DPP,” pungkasnya.

Sebelumnya DPD I Maluku Utara mencopot dan mengangkat tiga Ketua DPD II, pencopotan dilakukan dalam Rapat Pleno Khusu yang dipimpin Ketua DPD I Alien Mus dan Wasekjen DPP Partai Golkar, Heman Hayong.

Ketua DPD II Partai Golkar Halbar Samad Hi Moid dicopot dan digantikan oleh Ahmad Zakir Mando sebagi Plt Ketua, Ketua DPD II Kota Tidore Kepulauan Anas digantikan dengan Suldin Falabesi sebagai Plt Ketua, Ketua DPD II Golkar Halmahera Timur Idrus E Manengke digantikan dengan Arifin Djafar. (Ajo)

Pos terkait