Kapus Gane Timur Akui Dua Balita Bukan Menderita Gizi Buruk Tapi Gizi Kurang

  • Whatsapp
Penderita gizi buruk Celsi Rembayen (18 bulan) (Foto: Istimewa)

LABUHA – Kepala Puskesmas (Kapus) Gane Timur, Fadli Ishak mengaku dua balita di Akelamo Kecamatan Gane Timur yakni Celsi Rembayen (18 bulan) jenis kelamin perempuan dan Velsius Ambutu (9 bulan) jenis kelamin laki-laki bukan menderita gizi buruk melainkan gizi kurang. Keduanya kini kondisi kesehatan mereka mulai membaik.

Fadli menjelaskan saat ini kondisi gizi kedua balita tersebut sudah membaik. Fadli juga mengklaim salah satu balita yakni Celsi Rembayen (18 bulan) tidak termasuk katagori gizi buruk tapi gizi kurang.

Muat Lebih

Sedang untuk balita atas nama Velsius Ambuti (9 bulan) kedua orang tuanya berdomisili di Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Pada saat sakit-sakit, Nenek dari balita ini mengambilnya untuk melakukan pengobatan di Desa Akelamo.

“Sudah ditangani oleh Kepala Desa dan Bidan Desa sehingga kondisi kedua balita ini semakin membaik,” kata Faldi Ishak melalui sambungan telepon, Jumat (12/7/2019).

Velsius Ambutu (9 bulan) (Foto: Istimewa)

Faldi juga membantah, kedua gizi buruk itu ditemukan bidan desa bukan dari Pendamping Loka Desa (PLD). Hanya saja pada saat PLD melakukan pendataan Pelayanan Sosial Dasar (PSD) bidan desa menyampaikan bahwa ada dua balita diduga gizi buruk.

“Bidan desa pikir mungkin kepentingan dana desa makanya dia kasih tahu ada dua balita gizi kurang,” kata Kapus Fadli.

Fadli mengaku, setiap bulan pihaknya melaksanakan kegiatan promosi kesehatan, hanya saja materi yang disampaikan tidak dipahami oleh masyarakat.

“Saya juga sudah sampaikan ke Kadis bahwa persoalan gizi juga jangan terlalu membebani Puskesmas. Puskesmas itu sebagai fungsional tehnis,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *