Launching Of Event Festival Morotai Sukses Digelar di Kota Ternate

  • Whatsapp
Pemukulan gendang tifa yang dipimpin oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba dan Bupati Morotai Benny Laos bersama tamu undangan lainnya sebagai simbol Launching Of Festival Morotai resmi dibuka di Kota Ternate (Foto: Fizri/KabarMalut)

TERNATE – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai gelar Launching Of Event  Festival Morotai dengan Tema ‘Land  Of Stories’ yang berlangsung di Landmark Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (13/7) malam.

Pembukaan acara diawali dengan Tarian Cakalele sebagai penyambutan tamu undangan, kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan do’a.

Muat Lebih

Koordinator Pelaksanaan Kegiatan Nona N Duwila sekaligus Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Pulau Morotai dalam penyampaian laporan kegiatan menyampaikan amanat Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional tahun 2010 sampai 2025 telah menetapkan Morotai sebagai sebagai salah satu kawasan strategis pariwisata nasional.

Hal tersebut sesuai dengan pertimbangan Morotai sebagai salah satu wilayah maritim dan sumber kekuatan pangan di jaman Kesultanan Moloku Kieraha serta basis Perang Dunia ke-2 dan Operasi Trikora masa refolusi Indonesia, maka tema yang diangkat dalam Festival Morotai tahun 2019 adalah Land Of Stories.

“Pelaksanaan Festival Morotai 2019 kami buka untuk kategori umum yang terdiri dari kegiatan perlombaan serta aktrasi seni budaya yang dilaksanakan oleh beberapa OPD dan masyarakat,” singkat Nona.

Sejumlah tamu undangan yang hadir dalam acara Launching Of Event Festival Morotai di Landmark Ternate (Foto: Fizri/KabarMalut)

Dikesempatan yang sama Gebernur Maluku Utara, KH Abdul Ghani Kasuba dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Maluku Utara sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, dalam penyelenggaraan Launching Of Event Festival Morotai.

Selain dukungan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga akan mempromosikan budaya dan wisata yang ada di wilayah Pulau Morotai.

“Dengan Launching Of Event Festival Morotai agar mendapat daya tarik wisatawan khususnya wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik untuk berkunjung ke Morotai,” tutur Ghani.

Sementara itu, Staf Ahli Kementrian Pariwisata RI, Ari Suhendro yang ikut hadir pada acara tersebut memaparkan untuk tahun 2018 dan 2019  daya tarik wisata alam sangat luar biasa. Ari juga menyebutkan bahwa wisata Morotai memiliki daya tarik yang luar biasa serta memiliki produk unggulan yang bisa menarik minat para wisatawan.

“Salah satunya daya tarik objek wisata buatan seperti Museum Perang Dunia ke II di Morotai. rekomendasinya adalah sejarah Perang Dunia ke II layak sebagai keunggulan dan saya juga sering interaksi dengan program sejarah Perang Dunia ke II yang selalu didengung-dengungkan Bapak Menteri,” tandasnya.

Selain wisata, Ari juga menyebutkan Universitas Khairun Ternate mulai aktif untuk membantu. Menurutnya akademi saat ini menjadi abdi akademi bisnis ditambah dengan banyaknya komunitas dan media-media yang memiliki pengaruh besar dengan generasi muda milenial yang memiliki kekuatan luar biasa.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos saat diwawancara sejumlah awak media seusai acara berlangsung di Landmark Ternate, (Foto: Fizri/KabarMalut)

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos saat diwawancara sejumlah awak media merasa Optimis dengan persiapan yang sudah disiapkan dari jauh hari tersebut, baginya semua pihak yang ikut terlibat bisa mensukseskan even nasional dari Kemenpar RI yakni Festival Morotai.

Benny mengaku bahwa saat ini infrastruktur pendukung maupun pariwisata Morotai telah dibangun dengan menggunakan anggaran APBN.

“Proses pembangunan saat ini sementara jalan dan akan berkesinambungan setiap tahun,” jelas Benny usai launching.

Benny menambahkan untuk pembangunan infrastruktur pariwisata Morotai pemerintah pusat siapkan anggaran kurang lebih Rp 1 triliun yang saat ini sedang jalan dan terus berlanjut ke tahun berikutnya. Sedangkan untuk acara Festival Morotai, Pemkab Pulau Morotai menyiapkan anggaran Rp 10 miliiar untuk perhelatan akbar tersebut dan dibantu oleh pemerintah pusat pada promosi internasional.

Benny berharap Dengan tema  Land of stories masyarakat bisa menjadi pemeran utama dalam festival ini dan pemerintah siap memfasilitasi.

“Jadi seluruh desa di Morotai turut serta berpartisipasi dalam mensukseskan even Festival Morotai dengan berbagai jenis perlombaan yang ditampilkan nanti, sehingga target mendapat rekor MURI dan memberi dampak positif bagi daerah terutama dapat mendatangkan investasi di Pulau Morotai bisa tercapai,” harap Benny.

Pada Pembukaan dan Launching Logo Festival dan dirangkai dengan Persembahan Tarian Kipas serta Penampilan menarik Artis Dangdut, Yusuf, Ella Noho dan stand comedy Indonesia Mongol Stres.

Untuk Festival Morotai akan digelar sejak 2 hingga 8 Agustus 2019 dengan berbagai kegiatan, seperti Pemilihan Jojaru Ngongare, ajang pencarian bakat Morotai Idol, baris kreasi Goyang Morotai, fun dive, gita bahari, fishing Morotai (lomba mancing).

Tidak hanya itu, pada Festival Morotai juga akan ada lomba kuliner tradisional, lomba menggambar dan mewarnai anak-anak, lomba perahu hias tradisional, swimming race (lomba renang), boxing tournament dan football open tournament Bupati Cup yang berlangsung pada 2 hingga 19 Agustus 2019.

Sedangkan untuk pusat Perayaan Festival Morotai akan berlangsung di Ex Lokasi Sail Morotai dengan atraksi seni budaya daerah oleh Eko Suprianto dan hiburan rakyat bersama artis ibu kota.

Turut hadir dalam launching tersebut yakni Gubernur Malut KH. Abdul Gani Kasuba, Kapolda Malut Brigjen Pol Suroto, Staf Ahli Kementrian Pariwisata RI, Ari Suhendro, Kajati Malut Whisnu Baroto, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Mewakil Danrem 152/Babullah Kasi Log Korem 152/Babullah Mayor Inf. David Sirait, Dandim 1501 Ternate Letkol Kav Bambang Sugiarta, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Karya Adi Bangun, Mewakili Walikota Ternate Sekda Kota Ternate M Tauhid Soleman, Sekda Pulau Morotai Muhammad M. Kharie,

Asisten I Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, Asisten II Pulau Morotai  Rina Ishak, Asisten III Pulau Morotai Ida Arsad, Pasi Intel Lanal Ternate Mayor Laut (P) Ventje.

Selain itu, hadir pula Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pulau Morotai Sherly Tjoanda, MUI Pulau Morotai Arsad Haya, Rektor Unipas Morotai Sulami Sibua, Kepala Dinas Pariwisata Motorai Nona N Dwila, seluruh Pimpinan SKPD Pulau Morotai dan para tamu undangan lainnya. (Adv/Ajo)

Pos terkait