Gempa Halsel, 54.737 Jiwa Mengungsi dan 2.173 Rumah Rusak

  • Whatsapp
Pengungsi di Desa Pasipalele, Gane Barat Selatan. (Foto: DS/KabarMalut)

LABUHA – Gempa bumi bermagnitudo (M) 7,2 yang melanda Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, menyebabkan warga di delapan Kecamatan mengungsi meninggalkan rumah. Bahkan di lima kecamatan rumah warga ambruk sehingga tak bisa ditempati lagi.

Data yang dihimpun dari BPBD Halsel, sebanyak 54.737 jiwa yang tersebar di 73 Desa terkena musibah gempa bumi pada Minggu (14/7), kini masih mengungsi dan tidak bisa lagi menempati rumah mereka.  Sementara korban luka berat tercatat sebanyak 33 orang dan luka ringan 48 orang serta meninggal dunia 5 orang.

Muat Lebih

Gempa bumi magnitudo 7,2 yang merusak rumah warga Gane Barat Selatan (Foto: Istimewa)

Kerusakan rumah warga yang tercatat di BPBD sampai saat ini sebanyak 2.173 unit terdiri dari rusak ringan sebanyak 1.170 unit dan rusak berat 1.003 unit. Untuk fasilitas umum lainnya seperti gedung sekolah, rumah Ibadah, tembatan perahu dan dermaga yang rusak ringan sebanyak 45 dan yang rusak berat 70.

Kendati demikian sampai saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Halsel belum dapat menghitung jumlah kerugian materil yang ditimbulkan.

“Belum, belum dihitung. Tapi kami coba hitung kerugiannya,” singkat Ketua Tim Tanggap Darurat Gempa Halsel, Helmi Surya Botutihe ketik dikonfirmasi KabarMalut, Rabu (17/7/2019).

Pemkab Halsel menggelontorkan anggaran tanggap darurat bencana gempa bumi sebanyak Rp 3,8 miliar. Memasuki hari ketiga pasca musibah gempa bumi, Pemkab sudah merealisasikan sebanyak Rp 800 juta digunakan untuk distribusi logistik yang dibutuhkan warga yang saat ini masih bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di delapan Kecamatan.

“Kami siapkan Rp 3,8 miliar, yang sudah direalisasi Rp 800 juta. Anggaran ini dikeluarkan sesuai kebutuhan sampai semuanya kembali normal,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Halsel, Aswin Adam. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *