Kemensos Akui Akses Jalan Hambat Distribusi Bantuan

  • Bagikan
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI, Rachmat Koesnadi ketika memberikan santunan korban meninggal dunia kepada alih waris di Desa Gane Dalam (Foto: Istimewa)

LABUHA – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan antuan logistik dan paket makanan siap saji serta satunan terhadap korban gempa bumi di Kecamatan Gane Barat Selatan dan Gane Timur Selatan Kabuapetan Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara.

Dalam penyaluran bantuan kepada warga yang masih bertahan di tenda pengungsian, pihak Kemensos mengaku kesulitan menjangkau desa-desa yang berada di Kecamatan Gane Timur Selatan. Sehingga penyaluran bantuan belum merata kepada korban gempa.

“Bantuan belum sampai secara maksimal karena tempatnya masih terhalang aksesnya kecuali menggunakan kendaraan bermotor,” kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI, Rachmat Koesnadi kepada wartawan, Kamis (18/7/2019).

Menutnya, warga Kecamatan Gane Timur Selatan sampai saat ini bantuan bahan makanan dan logistik lainnya masih terbatas. Padahal pusat gempa bumi yang mengguncang Halsel pada Minggu (14/7) lalu itu berada di Gane Timur Selatan dan Gane Dalam.

“Itu di daerah Kecamatan Gane Timur Selatan, di situ seluruh kampung bantuannya masih terbatas dan paling parahnya pusat gempa ada di Gane Luar,” ujarnya.

Selain itu, seluruh rumah warga di daerah itu ambruk dan  tidak bisa digunakan lagi.

“Itu semuanya ambruk dan tidak bisa dipakailah, ada yang utuh tapi tidak bisa dipakai karena sudah goyang,” sebutnya.

Untuk diketahui, data yang dihimpun dari BPBD mencatat jumlah pengungsi yang masih bertahan di tenda tenda pengungsian sebanyak 54. 737 jiwa. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut