Pedagang Makanan di Kantor Bupati Pulau Morotai Mengamuk Saat Ditertibkan

  • Bagikan
Salah satu pedagang makanan di area kantor Bupati Pulau Morotai menangis saat ditertibkan Satpol PP (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Sejumlah pedagang makanan yang biasanya berjualan di area kantor Bupati Pulau Morotai, tepatnya di Desa Muhajirin Baru Kecamatan Morotai Selatan, mengamuk saat petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban di area tersebut. Bahkan sebagaian menangis histeris karna dilarang berjualan.

Menurut pengakuan salah satu pedagang, Husna menyebutkan mereka sebelumnya tidak ada larangan berjualan di kantor Bupati Bupati, sehingga ketika dilarang oleh petugas Satpol PP mereka dengan tegas menolak dan sempat terjadi adu mulut antara kedua pihak.

“Kami wanita pemekaran merasa tidak dihargai atas perjuangan pemekaran, kami kecewa tidak bisa berjualan di sini, karena kami berjualan di luar tidak laku, makanya kami masuk berjualan di dalam kantor,” tutur Husna kepada KabarMalut, Senin (29/7/2019).

Sementara Kasat Pol PP Pulau Morotai, Junaidi Soamole mengatakan penertiban pedagang dilakukan karena area tersebut tidak diperbolehkan untuk berjualan. Apalagi dalam areal kantor Bupati.

“Memang di dalam kantor tidak bisa berjualan,” kata Junaidi.

Meski melarang berjualan, Junaidi sendiri mengaku akan berkordinasi dengan Sekda Pulau Morotai untuk membuatkan tempat khusus bagi pedagang agar tidak mengganggu rutinitas perkantoran.

“Nanti akan kami koordinasi dengan Sekda untuk mengeluarkan tata tertib larangan berjualan dan akan mengupayakan untuk menyiapakan tempat bagi pedagang,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut