Kejari Ternate Kembali Usut Kredit Macet Bank Maluku

  • Bagikan
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negerai Ternate, Adri Pontoh (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejakan Negeri (Kejari) Ternate, mengusut kembali kasus dugaan kerdit macet yang terjadi di Bank Maluku tahun 2012-2016 dengan kerugian ditaksir senilai Rp 1, 3 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Ternate, Adri Pontoh mengatakan kasus ini dalam proses penyelidikan oleh tim untuk mengetahui lebih lanjut, apakah masuk pada ranah perdata atau pidana.

“Kita masih berkoordinasi tim penyelidik apakah perkara tersebut sebagai bahan prestasi dalam perdata, ataukah pidana,” kata Adri kepada KabarMalut, Rabu (31/7/2019).

Adri menjelaskan penyidik sudah pernah memintai keterangan perusahaan yang sudah menyelesaikan kreditnya. Kini masih terdapat dua perusahaan dalam tahapan pengangsuran.

“Pihak bank sendiri juga sudah mengajukan jaminan berupa sertifikat tanah dari perusahaan menunggak tersebut agar dilelang ke KPKNL untuk menutupi kredit tersebut,” jelasnya.

Masiki Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan tidak menemukan kerugian pada kredit macet ini. Andi mengatakan hasil penyelidikan tim yang akan menentukan apakah kasus ini masuk ke perdata atau pidana korupsi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut