Dihantam Gelombang dan Angin Kencang, KLM Husna Jaya Tenggelam di Perairan Taliabu

  • Bagikan
Ilustrasi kapal tenggelam

BOBONG – Sebuah kapal  bernama lambung KLM Husna Jaya, mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, Kamis (1/8/2019) dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon mengatakan  sesuai informasi yang diperoleh dari nahkoda KLM Husna Jaya,  LD Naharudi (44) kapal yang berangkat dari pelabuhan Bau-Bau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tujuan Bobong ini, bermuatan kasur dan bahan jualan pecah berupa perlengkapan rumah tangga. Dalam perjalanan sekira pukul 03:00 WIT gelombang tinggi disertai angin kencang menghantam kapal sampai dindin lambung kapal terlepas dan dimasuki air.

“Nahkoda beserta Anak Buah Kapal (ABK) yang berasal dari Desa Tira Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara itu, terus mencoba menggunakan alkon untuk memompa air. Namun air yang masuk ke dalam kapal tidak bisa dibendung, sehingga menyebabkan kapal tenggelam ke dasar laut berjarak diperkirakan 30 mil dari Bobong Kabupaten Pulau Taliabu,” kata Sutomo saat dikonfirmasi KabarMalut.

Sutomo menjelaskan, karena kapal sudah dimasuki air dan tenggelam nahkoda dan ABK kapal kemudian turun di perahu untuk menyelamatkan diri. Meski nahkoda dan ABK semuanya dintakan selamat, kerugian yang dialami dalam musibah ini, ditaksir sekira ratusan juta rupiah.

“Setelah kami menerima telepon dari salah satu korban, kami bersama Polairud Pulau Taliabu langsung menjemput lima korban selamat,” jelasnya.

Sementara ini BPBD mengamankan ke lima korban kapal tenggelam di kantor BPBD Pulau Taliabu dan akan tetap memperhatikan mereka selama belum memiliki tempat tinggal. Bahkan para korban lebih memilih ikut keluarga mereka di Bobong. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut