Festival Morotai 2019 Resmi Dihelat

  • Bagikan
Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma saat membacakan sambutan Opening Festival Morotai 2019 (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pelaksanaan Festival Morotai 2019 resmi dihelat dengan tema ‘Land of Stories’. Opening Festival Morotai yang dirangkaikan dengan kegiatan perlombaan dibuka secara langsung oleh  Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma di lapangan Sail Morotai, Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (2/8/2019).

Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma menyampaikan Festival Morotai merupakan salah satu event nasional dari 100 Calender of Event 2019 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata, sebagai wujud komitmen era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memajukan perekonomian nasional.

“Tahun 2012 silam, Morotai juga telah diadakan Sail Morotai yang merupakan langkah awal menuju era baru, era yang menghantarkan Pulau Morotai ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan sepuluh destinasi prioritas atau sepuluh Bali Baru,” kata Asrun.

Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma ketika mengunjungi salah satu stand milik Dinas Pariwisata di lokasi Festival Morotai 2019 (Foto: Fizri/KabarMalut)

Memiliki sumber daya alam yang indah dan melimpah, Pulau Morotai bisa dikembangkan menjadi tempat destinasi wisata kelas dunia.

“Kita mempunyai semangat besar untuk mewujudkan impian kita sebagai destinasi wisata kelas dunia, sebagai daerah yang pantas mendapatkan konsentrasi lebih dari pemerintah pusat,” jelas Asrun.

Lebih lanjut Asrun mengatakan, Pulau Morotai tidak hanya mempunyai sejuta keindahan destinasi wisatanya, tetapi juga mempunyai penduduk dengan suku yang heterogen dan sejarah perang dunia kedua yang sangat dahsyat hingga namanya menembus dunia.

“Tentu saya selaku Kepala Pemerintah Pulau Morotai, akan terus berkomitmen dalam membangun Morotai melalui 35 program inovasi pembangunan yang meliput mengubah mental Aparatur Sipil Negara dalam birokrasi, mengubah budaya atau pola kerja birokrasi serta mempercepat pelayanan dan pembangunan di berbagai sektor,” tutupnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut