Tuntut Hukum Mati Ronal, Warga Blokir Jalan Lintas Halmahera

  • Bagikan
Warga Desa Tahane memblokir jalan lintas Halmahera menuntut hukuman mati terhadap Ronal, tersangka pembunuhan Kiki Kumala (Foto: Istimewa)

TOBELO – Warga Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, menggelar aksi menuntut hukuman mati terhadap Ronal, tersangka pembunuhan Qamaria Wahan Ibrahim alias Kiki Kumala.

Sebagai bentuk protes atas penanganan kasus pembunuhan Kiki Kumala, massa yang tak lain merupakan keluarga korban ini, juga memblokir jalan lintas Halmahera tepatnya di Desa Tahane dengan menggunakan batang pohon  batu serta membangun tenda di badan jalan.

Salah satu pendemo, dalam orasinya menyampaikan kasus pembunuhan dan pemerkosaan dilakukan tersangka Ronal, sangat keji dan tidak manusiawi. Sehingga tersangka layak dihukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

“Perbuatan yang dilakukan Ronal, sangat sadis dan tidak manusiawi. Dia (Ronal) layak dihukum mati,”  kata salah satu pendemo.

Akibat diblokirnya jalan lintas Halmahera, pulah mobil angkutan umum tidak bisa melewati sehingga terjadi antrian panjang (Foto: Istimewa)

Bukan hanya itu, para pendemo yang dilengkapi dengan alat peraga demo berupa pamflet dengan bertulisan ‘Hukum Mati Ronal’. Selain itu, massa juga menyiapkan kain putih sepanjang 4 meter meminta tanda tangan masyarakat Maluku Utara untuk medukung hukum mati Ronal.

“Kami tidak akan buka jalan ini jika Kapolda Malut, Kapolres dan Bupati Halut tidak datang temui kami. Walaupun panas kami tetap berada di jalan ini demi dan untuk menuntut keadilan,” jelasnya.

Akibat dari aksi ini, aktivitas lalu lintas Tobelo-Sofifi macet total dan tidak bisa dilalui, para penumpang dari Tobelo yang hendak ke Sofifi atau sebaliknya, terpaksa pindah kendaraan ke arah parkiran mobil Tobelo yang berada disebelah pemblokiran jalan.

Perlu diketahui, aksi pemblokiran berlangung sekira pukul 09:00 WIT hingga 15:15 WIT dan arus lalu lintas kembali normal. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut