Alasan Korban Masih Trauma, Polisi Biarkan Pelaku Pemerkosa Bebas Berkeliaran

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan, IPTU Dwi Gastimur (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Tiga terduga pelaku pemerkosa terhadap seorang anak dibawah umur pada salah satu desa di Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan(Halsel), hingga kini belum ditahan Polisi dan masih bebas berkeliaran.

Polisi beralasan ketiga terduga yakni, Hamid (55), Husen (50) dan Masri (45) belum diperiksa dan belum ditahan, karena sampai sejauh ini korban Bunga (12) belum dapat memberikan keterangan atas kejadian yang dialaminya pada tanggal 22 Maret 2019 lalu, karena mengalami gangguan mental atau trauma.

“Korban sudah diminta keterangan tiga kali. Mungkin dia ini trauma atau bagimana sehingga dia tidak bisa kasih keterangan,” kata Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Gastimur ketika dikonfirmasi, Selasa (6/8/2019).

Kendati demikian penyidik berusaha memeriksa Bunga (12) untuk mendapatkan keterangan secara langsung. Jika dalam pemeriksaan Bunga tidak dapat memberikan keterangan lagi, Polisi meminta orang tua Bunga atau mendatangkan ahli psikologi untuk mendampingi Bunga pada saat pemeriksaan berlangsung.

“Inilah coba saya panggil lagi kita kroscek kalau memang tidak bisa, apakah didampingi orang tua atau kita datangkan ahli psikologi, karena yang tahukan korban apa yang diperbuat. Nanti tunggu waktu lah sampai benar-benar mentalnya kembali normal,” tutur Dwi.

Dirinya berjanji kasus dugaan pemerkosaan ini bakal naik status dari penyelidikan ke penyidikan setelah lebaran Idul Adha nanti.

“Kita usahakan untuk secepatnya naik status. Kita tunggu selesai lebaran haji datangkan ahli psikologi,”

Penyidik sendiri sudah mengantongi dua alat bukti yakni hasil visum dari RSUD Labuha dan keterangan saksi kedua orang tua korban. Sedangkan ketiga terduga pelaku belum diperiksa karena masih penyelidikan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut