Pulau Morotai Mulai Rawan Narkoba

  • Whatsapp
Kepala Seksi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai, Nurlela Baluhun saat di wawancarai sejumlah wartawan (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA -Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, mulai rawan akan penyalanggunaan narkoba bahkan telah mengancam generasi muda. Ini bisa dibuktikan dari beberapa kasus yang berhasil diungkap Polisi maupun Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat.

“Morotai saat ini sudah 80 persen generasi mudanya yang usia 20-29 tahun sudah mulai mengenal narkoba, dan ini tentu menjadi perhatian kita semua bukan hanya BNN,” kata Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Pulau Morotai, Nurlela Baluhun kepada wartawan, Kamis (8/8/2019).

Muat Lebih

Menurutnya, sebagai daerah perbatasan, Pulau Morotai rawan akan ancaman narkoba. Banyak titik yang bisa menjadi pintu masuk para bandar Narkoba, baik lokal maupun luar negeri.

“Morotai Filipina hanya 6 jam menggunakan speedboat, itu artinya akses laut sangat mudah dijangkau oleh bandar narkoba luar negeri. Sebaliknya dari dalam negeri juga tentu harus diwaspadai, karena kita punya banyak pelabuhan yang bisa juga dimanfaatkan untuk transaksi narkoba,” jelasnya.

Maka peran masyarakat sangat penting sebagai sarana informasi bagi aparat keamanan, baik Polisi maupun BNN.

“Jadi kalau ada yang mengetahui adanya transaksi narkoba segera lapor ke BNNK atau pihak Kepolisian,” ujau Nurlela.

Saat ini BNNK Pulau Morotai juga telah membentuk Satgas di tiap-tiap desa di Pulau Morotai. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *