Perkosa Gadis ABG, Dua Pria Pengangguran di Taliabu Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Ilustrasi: Korban Pemerkosaan

BOBONG – Dua pria pengangguran di Kecamatan Lede Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara,  yakni Rival Tagulanggang alias Palo (18) dan Hasman alias Man (32) dibekuk aparat Kepolisian dari Polsek Taliabu Barat, Rabu (7/8) lalu. Mereka diduga memerkosa seorang gadis ABG berinisial SM (18).

Kanit Reskrim Polsek Taliabu Barat, Aiptu Lessy Manuaya mengatakan kasus yang menimpa gadis ABG ini, terjadi sekira pukul 22:00 WIT  tanggal 30 Juli lalu pada salah satu desa di Kecamatan Lede, berawal saat korban ke salah satu warung untuk membeli mie instan, tiba-tiba datang pelaku Rival dengan menggunakan sepeda motor dan mengajak korban jalan-jalan. Korban kemudian dibonceng Rival menuju pada salah satu bekas kolam kayu (lopon) perusahaan.

Muat Lebih

“Di tempat tersebut si Rival langsung mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban menolak dan melawan ajakan Rival, namun akhirnya korban berhasil disetubuhi oleh Rival,” kata Lessy saat dikonfirmasi KabarMalut di ruang kerjanya, Rabu (14/8/2019).

Sadisnya, saat korban dirudapaksa oleh Rival, datanglah Hasman memergoki mereka, pria yang diketahui telah menikah itu  lantas meneruskan aksi bejatnya yang baru dilakukan Rival terhadap korban.

“Jadi sementara Rival sementara melakukan hubungan badan dengan korban, tiba-tiba Hasman datang dan mengatakan kepada Rival bahwa bage sudah, dan Hasman pun langsung melanjutkan aksinya terhadap korban,” jelasnya.

Usai melampiaskan nafsunya, Hasman langsung meninggalkan Rival dengan korban di TKP dengan menggunakan sepeda motor yang Rival gunakan. Setelah itu, korban ditemukan oleh kedua orang tuanya sekira pukul 02:00 WIT dini hari dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Paginya korban baru sadarkan diri dan langsung ditanyakan oleh orang tuanya soal peristiwa yang terjadi semalam dan langsung korban menjawab diperkosa oleh Rival dan Hasman,” tegasnya.

Tak terima dengan perbuatan kedua pelaku, orang tua dan keluarga korban langsung melapor ke Polisi guna pelakunya diproses hukum yang berlaku. Kini kedua pelaku telah diamankan dan dikenakan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (Ajo)

Pos terkait