Kejati Malut Lidik Dugaan Korupsi Pajak Kendaraan di Samsat Haltim

  • Whatsapp
Kantor Kejati Maluku Utara (Foto: Dok KabarMalut)

TERNATE –  Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) kini menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi pajak kendaraan tahun 2017 di Unit Pelaksaanaan Tehnis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).

“Untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi di Samsat Haltim, kita sudah lakukan proses penyelidikan,” kata Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua kepada KabarMalut, Kamis (15/8/2019).

Muat Lebih

Apris menunturkan, sejauh ini penyidik masih melakukan penyelidikan dan bakal memeriksa sejumlah saksi namun belum bisa disampaikan ke publik saksi dimaksud.

“Jadi mohon maaf ya, kami belum bisa sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Malut tahun 2017, UPTB Samsat Haltim tak menyetorkan sejumlah pajak kendaraan ke kas daerah (Kasda). Hasil pemeriksaan BPK, ditemukan adanya selisih antara data pembayaran PKB dan BBN-KB yang telah dilakukan oleh pihak dealer dengan data setoran ke Kasda sebanyak 166 kendaraan senilai Rp 755.906.150.

Dari jumlah tersebut sebanyak 145 kendaraan senilai Rp 651.571.250,00 merupakan penerimaan BBN-KB yang tidak disetorkan ke rekening Kasda. Sisanya sebanyak 21 kendaraan senilai Rp 104.334.900,00 merupakan penerimaan yang bersumber dari kendaraan baru yang terdaftar pada UPTB Samsat Haltim namun tidak melakukan penyetoran PKB dan BBN-KB. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *