Bos PT Karapoto Jalani Sidang Sebagai Saksi

  • Bagikan
Bos PT Karapoto Teknology  Finance, Fitri Hapsari Puspa (kemeja putih) bersama Sofyan Hasan saat bersaksi di Pengadilan Negeri Ternate untuk terdakwa Anti (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Rabu (28/8/2019), menggelar sidang perkara investasi bodong dengan menghadirkan Bos PT Karapoto Teknology  Finance, Fitri Hapsari Puspa (28) sebagai saksi untuk terdakwa Anti. Majelis Hakim diketuai Rahmat Selang memintai keterangan terhadap Fitri terkait masalah nasabah Karapoto.

Selain Fitri, sidang yang berlangsung kurang lebih dua jam mulai pukul 14:00 hingga 16:00 WIT ini juga  Sofyan Hasan alias Opan selaku saksi. Fitri dicecer puluhan pertanyan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksan Tinggi Maluku Utara Muchsin, Mejelis Hakim, hingga  Penasehat Hukum  Anti, Sahidin Malan.

Awalnya JPU Muchisn menanyakan perihal pembentukan PT Karapoto, Fitri mengatakan pendirian PT Karapoto awalny bernama Artah Puspa yang dirikan sejak tahun 2016 hingga 2017 yang bersifaat kekeluarga bergerak di perdagaan. Kemudian berganti nama menjadi PT Karapoto  atas insiatif suaminya Ardiansyah yang beroperasi sejak 2018 .

“Leader yang  dipekerjakan untuk menghimpun dana nasabah sebanyak 10 orang termasuk terdakwa Anti dan ayahnya Joko Satrio,” ungkap Fitri dalam persidangan.

Fitri juga menyebut suaminya itu semenatara berada di Jakarta. Fitri juga mengaku bersama suaminya Ardiansayah yang menuntukan keuntungan atau profit dari 25  hingga 75 persen.

“Dana itu dihimpun kemudian distorkan ke pak Alvian bersal dari Malaysia namun tinggal di Jakarta dengan harapan dana nasabah Karapoto masih bisa dikembalikan oleh pak Alvian,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut