Pemkab Pulau Morotai Hendak Bebaskan Lahan 30 Hektar untuk TNI-AL

  • Bagikan
Kabag Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Sunardi Barakati (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, merencanakan bakal membebaskan lahan seluas 30 hektar di Desa Pangeo Kecamatan Morotai Jaya, untuk dihibahkan ke TNI-AL dan dijadikan tempat pendaratan kapal milik TNI-AL.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Sunardi Barakati mengatakan lahan yang hendak dibebaskan itu atas permintaan dari Mabes TNI-AL, karena hasil survei di beberapa titik lokasi dalam wilayah Pulau Morotai, lahan tersebut layak dijadikan sebagai tempat pendaratan kapal milik TNI AL Morotai serta sebagai tempat latihan menembak.

“Jadi setelah dibebaskan selesai, kemudian semua administrasi berupa pembayaran juga sudah selesai. Maka lahan itu langsung dihibahkan ke TNI-AL Morotai,” ungkap Sunardi saat dikonfirmasi wartawan di kantor bupati, Selasa (3/9/2019).

Lebih lanjut dirinya mengaku untuk harga lahan warga tersebut dihitung per satu meter sebesar Rp 6.5000. Selain itu, semua tanaman kapala yang masuk dalam lahan juga akan dibayar Pemkab Pulau Morotai dengan harga bervariasi.

“Untuk tanaman tersebut, misalkan¬† tanaman kelapa baru bertunas dihargai Rp 100 ribu per pohon, kemudian sedang Rp 150 ribu dan kelapa yang sudah berbuah Rp 200 ribu per pohon,” cetusnya.

Untuk total anggaran pembebasan lahan seluas 30 hektar itu, saat ini masih dibahas karena masih tahap perencanaan. Sehingga menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati dan akan diuslkan dalam APBD induk tahun 2020 nanti. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut