4 Jam, Kejati Malut Periksa Saksi Dugaan Korupsi di UPTB Samsat Haltim

  • Whatsapp
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Apris Risman Ligua (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Guna mengungkap dugaan korupsi anggaran pajak kendaraan di Unit Pelaksanaan Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tahun 2017. Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) kembali memeriksa seorang saksi dari dealer sepeda motor.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengaku saksi dari salah satu dealer sepeda motor di Kota Ternate ini dimintai keterangan oleh penyidik kurang lebih 4 jam lamanya, mulai pukul  pukul 10:00 WIT hingga 14:00 WIT. Meski demikian, Apris tidak mau mempublish inisial saksi dimaksud.

Muat Lebih

“Tidak usah lah disebutkan namanya. Karena dia juga turut membantu informasi ke penyidik,” kata Apris kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Apris mengatakan, pemeriksaan Senin (9/9) kemarin itu seharusnya tiga orang saksi, namun dua diantaranya tidak sempat hadir tanpa memberikan alasan.

“Hanya satu orang pimpinan pihak dealer yang datang untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Dalam pengusutan kasus dugaan korupsi anggaran pajak kendaraan di UPTB Samsat Haltim, sejauh ini penyidik sudah memintai keterangan enam orang saksi. Penanganan kasus ini bakal mengerucut jika semua saksi sudah diperiksa.

“Kasus masih dalam proses penyelidikan dalam rangkah mengungkap tindak pidana beserta tersangkanya. Jika sudah, maka naik penyidikan karena tindak pidana disertai alat bukti cukup kuat ditemukan,” tanda Apris.

Tidak hanya UPTB Samsat Haltim, Kejati Malut juga kini telah menyelidiki kasus serupa di UPTB Samsat Pulau Morotai dan kini masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *