Polres Halbar Akui Alami Kendala Lidik Korupsi Dana Hibah KNPI

  • Bagikan
Kantor Polres Halmahera Barat (Foto: Dok KabarMalut)

JAILOLO -Penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran hibah milik Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Barat (Halbar) tahun 2018, mengalami jalan buntu. Penyidik Polres Halbar mengaku mengalami kendala untuk memeriksa saksi ahli dari Perwasitan.

“Kaitannya dengan pengembangan kasus tersebut (dana hibah) oleh penyidik terkendala dengan keberadaan saksi ahli Perwasitan yang berdasarkan informasi masih berada di negara Jerman,” kata Kasat Reskrim Polres Halbar, AKP Riyanto kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Hingga kini penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli guna mengungkap dugaan korupsi anggaran hbah sebesar Rp 350 juta itu.

“Untuk kasus ini kita tinggal menunggu pemeriksaan terhadap saksi ahli untuk kelengkapan berkas.Yang pasti sejumlah saksi baik pemilik rumah makan hingga Manager Hotel jug sudah diperiksa dan hasil pengembangan memang ada nota atau kwitansi yang tidak sesuai,” tegasnya.

Disinggung soal pemeriksaan terhadap Bendahara KNPI Max Kurang versi Manase Mouw yang tercatat sebagai anggota KPUD Halbar saat ini, Riyanto mengaku pemeriksaan terhadap Max Kurang akan dilakukan penyidik jika dilihat pengembengan kasusnya.

” Yang pasti pihak-pihak yang berkepentingan tetap akan dipanggil untuk diperiksa. Sedangkan untuk kerugian negara nantinya  ada audit investigasi oleh BPKP. Yang pasti kita belum ada gambaran berapa banyak calon tersangkanya,” cetusnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut