Akhir Oktober, Pembangunan 1.101 Unit Huntara untuk Korban Gempa Rampung

  • Bagikan
Wakil Bupati Halmahera Selatan, Iswan Hasji saat diwawancarai (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA –  Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, menargetkan akhir bulan Oktober 2019 nanti, pembangunan 1.101 unit Hunian Sementara (Huntar) untuk pengungsi korban gempa sudah rampung.

“Akhir bulan Oktober harus sudah rampung semuanya,” kata Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim saat ditemui di lobi kantor Bupati Halsel, Senin (16/9/2019).

Sementara desa yang rencana akan direlokasi hanya terdapat satu desa yakni Desa Yomen, Kecamatan Kepulauan Joronga dengan jumlah penduduk 686 jiwa. Sedangkan lima desa lainnya menolak direlokasi yakni, Desa Pasipalele Kecamatan Gane Barat Selatan sebanyak 999 jiwa, Desa Sekly sebanyak 857 jiwa, Desa Kurunga sebanyak 750 jiwa dan Desa Liboba Hijra sebanyak 514 jiwa dan Desa Gane Luar Kecamatan Gane Timur Selatan terdapat 1.753 jiwa.

“Desa yang direlokasi ini sebenarnya saya bilang harus semua, kalau satu desa hanya satu dua rumah yang direlokasi tidak bisa. Sampai saat ini yang siap direlokasi hanya Desa Yomen. Soal lahan mereka (warga) sudah bertemu dengan pak Sekda dan sudah disepakati,” sebut Iswan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe saat dikonfirmasi menyebutkan, warga desa Yomen menyiapkan lahan seluas 6 hektar untuk dibangun Huntara. Dari 6 hektar lahan yang disediakan itu Pemkab Halsel sendiri membebaskan 3 hektar  dan Pemerintah Desa Yomen seluas 3 hektar.

“Anggarannya itu kembali ke bagian asset,” cetus Helmi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut