PDIP Pulau Taliabu Tetapkan 7 Balon Bupati dan Wakil Bupati 2020

  • Bagikan
Ketua Panitia Penjaringan PDIP Pulau Taliabu, Budiman L Mayabubun (Foto: Istimewa)

BOBONG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Parat Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pulau Taliabu telah melaksanakan pleno penetapan hasil penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati tahun 2020 mendatang. Sebanyak 7 nama Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang ditetapkan tersebut, selanjutnya diusulkan ke Dewan Pimpinan Darah (DPD) Provinsi Maluku Utara untuk ditindaklanjuti.

Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun menuturkan dari hasil pendafataran dan penjaringan yang dibuka sejak 3 September dan ditutup tanggal 14 September lalu, menghasil empat bakal calon (Balon) bupati dan tiga Balon wakil bupati.

“Kami bekerja berdasarkan  instruksi DPP PDI Perjuangan nomor 356/IN/DPP/VIII/2019, dan peraturan DPP nomor 24 tahun 2017. Dalam aturan ini, ada 12 syarat mutlak yang harus dipenuhi bakal calon, dari 11 bakal calon bupati dan wakil bupati, hanya 7 orang saja yang kami teruskan ke DPD PDIP Provinsi Maluku Utara untuk dilakukan verifikasi dan validasi kembali,” ungkapnya.

Meskipun begitu, Wakil Ketua BP Pemilu dan Komunikasi Politik  ini menegaskan, untuk Babon bupati dan Balon wakil bupati saat ini belum dipastikan aman, lantaran masih perlu dilakukan validasi data hasil penjaringan.

“Memang mereka belum aman. Ada surat persyatan dan komitmen untuk segera dipenuhi bakal calon. Karena, kami harus benar-benar memastikan bakal calon itu bebas dari apapun, baik itu KKN, Narkoba, maupun tidak pernah dipidana 5 tahun yang berkekutan hukum tetap. Dan pastinya, lebih utama komitmen membangun daerah selaku petugas partai. Siapapun yang direkomenasikan oleh PDI Perjuangan, mereka adalah petugas partai,” tegas mantan wartawan itu.

Disebutkan, ada 11 Balon bupati dan Wakil Bupati  Pulau Taliabu periode 2020-2025 yang akan meramaikan bursa pesta demokrasi lima (5) tahunan itu di September 2020 mendatang.

“Memang sudah ada empat nama bakal calon bupati dari 5 orang yang mendaftar dan tiga nama bakal calon wakil bupati dari enam orang yang mendafatar,” tukasnya.

Disebutkan, untuk Balon bupati yakni, Sri Susiana Dewi Sopamena, H Aliong Mus, H Lamen Sarihi, dan H Muhaimin Syarif. Sementara Balon wakil bupati diantaranya, Ramli, Syafruddin Mohalisi, serta L. Hasamuddin.

“Iya ada satu bakal calon bupati, Jainal Mus, tidak kami teruskan ke DPD. Sementara bakal calon wakil bupati yakni Ridwan Soamole, Rismanto Tari dan Burhanuddin Abdu,” ungkapnya.

Disentil nama-nama yang diusulkan itu apakah sudah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan partai. Budiman menampik, bahwa itu sudah komitmen untuk memenuhi itu.

“Kalau soal itu, ada masalah teknis dan sudah ada komitmen. Tapi, bukan berarti aman. Saya tunggu hingga tanggal 21 September mendatang. Jika tidak, dipastikan berkasnya pengusulan tidak akan ditindaklanjut ke DPP,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut