BPJS Belum Bayar Klaim RSUD Labuha Senilai Rp 2 Miliar

  • Bagikan
Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim ketika diwawancara sejumlah wartawan (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Labuha, belum membayar klaim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, dengan nilai klaim kurang lebih Rp 2 miliar.

Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim menyebutkan BPJS Kesehatan telah menunggak pembayaran yang nilainya cukup besar karena dihitung dari bulan Febuari hingga bulan Juni. Klaim RSUD Labuha selama lima bulan itu sebanyak Rp 2 miliar lebih.

“Pihak RSUD Labuha telah mengajukan klaim ke pihak BPJS, namun hingga saat ini belum juga dilakukan pembayaran ke RSU Labuha, klaim yang diajukan dari bulan Februari hingga Juni dan nilainya capai Rp 2 miliar lebih,” sebut Asia kepada sejumlah wartawan di kantor BPKAD Halsel, Selasa (17/9/2019).

Asia menambahkan,  pihak BPJS Kesehatan belum membayar tunggakan namun proses pelayanan kepada pasien BPJS tetap jalan. Asia juga mengaku pihak BPJS ketika dikonfirmasi terkait belum dibayarkannya klaim ke RSU Labuha beralasan belum ada anggaran.

“Kami berharap agar klaim yang diajukan segara dibayarkan karena pembayaran klaim BPJS ini juga berhubungan dengan keberlangsungan dan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat,” sebutnya.

Klaim BJPS Ksehatan ini kata Asia, untuk belanja kebutuhan pelayan pasien yang menggunakan BPJS saat menjalani perawatan baik rawat inap maupum rawan jalan.

“Banyak kebutuhan pasien yang harus dibayarkan,” pungkas Asia.  (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut