Bupati Haltim Berharap Bursa Inovasi Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp
Asisten III Setda Halmahera Timur, Tamrin Bahara saat menyampaikan sambutan kegiatan Bursa Inovasi Zona Maba (Foto: Hasrul/KabarMalut)

BULI – Bupati Halmahera Timur (Haltim), Muhdin Ma’bud melalui Asisten III Setda Haltim Tamrin Bahara, meminta agar bursa inovasi desa yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan seluruh pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Haltim. Hal itu disampaikan Bupati dalam pembukaan kegiatan Bursa Inovasi Zona Maba  di aula Gedung Putih Buli, Sabtu (21/9) akhir pekan kemarin.

Asisten III Setda Haltim, Tamrin Bahara dalam sambutannya mengatakan kegiatan inovasi yang diselenggarakan oleh Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dengan melibatkan seluruh perangkat desa dan PBD, merupakan kegiatan penting tahunan karena akan merumuskan strategi inovasi, kreatifitas dan pemberdayaan yang akan dirumuskan dalam Dana Desa di tahun 2020 mendatang.

Muat Lebih

“Kegiatan ini sangat penting dalam mengelolah Dana Desa di tahun ini maupun tahun yang akan datang, kegiatan ini harus dicermati secara baik, sebab melalui kegiatan ini tentunya ada penyatuan gagasan, ide, kreatifitas dan Inovasi dalam membangun desa kedepan yang lebih baik dan mandiri,” ungkapnya.

Dikatakan membangun desa merupakan kewajiban semua pihak, baik pemerintah desa, BPD dan stakeholder lainnya, dimana untuk kedepannya akan banyak tantangan ada di depan, sehingga upaya dan kerja keras secara bersama untuk membangun desa perlu dimaksimalkan dalam memajukan desa.

“Kalau ada pekerjaan hari ini harus dituntaskan hari ini juga, jangan ditunda, karena masih banyak pekerjaan dihari esok yang masih banyak, Pemerintah Desa dan BPD harus proaktif dengan tugasnya masing-masing dalam membangun desa,” terang Mantan Kabag Umum Setkab Haltim itu di hadapan  Peserta Bursa Inovasi Zona Maba.

Dirinya juga mengingatkan para Kepala Desa agar menjalankan fungsinya sebagai pemimpin di desa, dengan tidak membeda bedakan kelompok maupun golongan tertentu.

“Saya selalu ingatkan kepala desa itu amanah, jalankan itu dengan baik, pelayanan harus merata, pertaruhkan waktu jiwa untuk seluruh warga desa, jangan untuk kepentingan kelompok maupun golongan tertentu,” tegasnya.

Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten Halmahera Timur, Sarmin Suleman saat menyampaikan arahan (Foto: Hasrul/KabarMalut)

Senada, Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Haltim, Sarmin Sulaiman mengatakan kegiatan Bursa Inovasi tahunan bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreatifitas di tingkat desa, untuk memaksimalkan penggunaan DD secara tepat dan seefisien mungkin.

“Bursa Inovasi Desa ini merupakan ajang menunjukan potensi, bukan saja potensi fisik tetapi ide, gagasan untuk ditumbuhkan secara kontinyu, dalam rangka membangun Halmahera Timur yang dimulai dari desa,” terangnya.

Sarmin yang juga Sekretaris DPMD itu juga menambahkan, kegiatan Bursa Inovasi yang lebih pada memanfaatkan sumber daya yang dikelola secara kreatif dan inovatif itu, diharapkan dapat mensejajarkan Haltim dengan kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat dengan pemanfaatan DD yang lebih tepat sasaran dan bernilai tambah.

“Tentu semua itu butuh kerja keras dan upaya bersama semua pihak, agar apa yang kita harapkan yakni Halmahera Timur, maju, mandiri dan sejahtera dapat kita capai bersama,” cetusnya menutup.

Sementara itu, Ketua Panitia Rony Gagola, menyampaikan Kegiatan Bursa Inovasi dilaksanakan di dua zona yakni Maba dan Wasile, dimana untuk wilayah Maba dilaksanakan di Buli dengan melibatkan 5 kecamatan dan 47 desa. Sedangkan untuk zona Wasile baru akan dilaksanakan pada Rabu pekan mendatang yang juga melibatkan 55 desa yang tersebar di 5 kecamatan lainnya. (Ajo)

Pos terkait