Hasil Kinerja Buruk, Kadikbud Pulau Morotai Akui Sebagai Bahan Evaluasi

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Morotai, F Revi Dara (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Hasil evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, menempatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pulau Morotai sebagai salah satu OPD yang tidak maksimal kinerjan dengan penilai buruk. Menanggapi hasil evaluasi itu, Kepala Dikbud Pulau Morotai, F Revi Dara mengaku hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Dikbud.

“Ini (hasil evaluasi) sebagai bawahan, saya tetap hargai dan hormati pak Sekda, dalam kacamata penilaian itu saya mengambil sisi positifnya dalam upaya itu untuk berbenah dalam arti bahwa kemarin memang kami itu perlu untuk memperbaiki,” kata  F Revi saat dikonfirmasi KabarMalut di ruang kerjanya, Rabu (25/9/2019).

Menurut Revi, berbicara pendidikan itu sangat kompleks, sehingga butuh waktu dan tenaga untuk meningkatkan kinerja untuk dibenahi. Keterlibatan semua komponen sangat dibutuhkan karena saling terhubung, ada masyarakat terlibat, ada infrastruktur pendidikan, guru, lingkungan itu berhubungan langsung satu sama lain.

“Kami tidak bisa menggampangkan semua itu. Tetapi apa yang dinilai oleh pimpinan, saya hormati dan harga dan kami ingin memperbaiki semua kinerja yang jelek, ini memotivasi kami,” tutur Revi.

Revi mengakui, selama dua tahun terakhir pihaknya masih fokus pada infrastruktur pendidikan, sehingga penerapan standarnisasi pendidika masih belum diperhatikan.

“8 standar nasional pendidikan itu semua sudah diatur oleh Kementrian, jadi kerja -kerja kita tetap mengacu dari standar itu,” cetusnya.

Meski begitu, Revi mengakui keinginan Bupati Pulau Morotai pelayanan yang harus full ke masyarakat dan harus ouput terlihat. Sementara kita kejar dalam infrastruktur tapi tahap berikut kita fokus pengembangan SDM,

“jadi tahun depan semua guru dan kepala sekolah harus tersertifikasi. Ini yang akan kita kembangkan kedepannya untuk semua sekolah unggulan,” pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai telah mengevaluasi kinerja OPD, hasilnya terdapat 9 OPD dinilai kinerjanya buruk atau tidak bagus.

OPD yang memiliki skor nilai buruk itu dengan skor nilai 0-50 yakni, Dinas Pendidikan, Dinas PTSP, BLH, Pariwisata, BKD, PDAM, Dukcapil, Nakertrans dan Perkim.

Sedangkan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Keuagan, RSUD, PMD, Bapedda, Inspektorat, Dinkes, PUPR mendapat nilai tinggi atau bagus dengan skor rata-rata 60. Sementara Dinas Perhubungan, Dispora, Kesbangpol, Satpol-PP, BPBD, Dinas Sosial dan Sekwan diberikan skor nilai kategori menengah dengan nilai rata-rata 50-60. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut