Unggul 56 Suara, Walid Syukur Pimpinan IKB Waigitang Halsel

  • Bagikan
Foto bersama Ketua IKB-Waigitang Halsel, Walid Syukur (kemeja panjang tengah) dan peserta Mubes IKB Waigitang (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Besar (IKB) Waigitang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) berlangsung Minggu (29/9), berjalan lancar dan sukses. Hasilnya, Walid Syukur ditetapkan sebagai Ketua IKB Waigitang Halsel periode 2019-2022.

Musyawarah yang berlangsung di hotel Buana Lipu tersebut, sebelumnya berlangsung panas, karena terjadi berdebatan peserta forum terkait dengan kriteria pencalonan calon Ketua IKB Waigitang. Meskipun sempat diskorsing selama 4 jam, namun Mubes berakhir dengan terpilih Walid Syukur sebagai ketua.

“Meskipun berlangsung panas, namun Alhamdulillah semuanya selesai juga, IKB Waigitang Halsel dengan ketua yang baru ini diharapkan mampu membawa IKB Waigitang sebagai wadah kekeluargaan antar sesama Waigitang di Halsel,” ungkap salah satu peserta Mubes, Fardy Halifat.

Walid Syukur bersaing dengan Hi Husen Said yang merupakan anggota DPRD Halsel, namun Walid keluar sebagai pemenang karena dipilih oleh 67 peserta atau uggul sebanyak 56 suara dari rivalnya Husen Said yang hanya meraih 11 suara dan suara tidak sah 9 suara. Sebelum dilakukan pengumutan suara, kedua calon Ketua IKB Waigitang ini menyampaikan visi dan misi di hadapan peserta Mubes.

“Terima kasih kepada seluruh peserta musyawarah yang telah mempercayakan saya sebagai ketua, dukungan moril dan tetap bersama sama saya harapkan untuk semua keluarga Waigitang yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, karena ini adalah momentum kebangkitan masyarakat Waigitang, wadah ini sebagai perekat untuk sebuah perubahan yang lebih besar,” ungkap Walid Syukur usai terpilih menjadi Ketua IKB Waigitang.

Sebelumnya, pembukaan Mubes berlangsung di aula kantor Bupati Halsel Sabtu (28/9), Bupati Halsel Bahrain Kasuba membuka secara resmi kegiatan Mubes IKB Waigitang ini menitipkan beberapa pesan untuk keberlangsungan IKB Waigitang.

“IKB Waigitang ini adalah wadah silahturahmi antar keluarga Waigitang, untuk itu harus tetap dijaga untuk memperkuat rasa persaudaraan, IKB Waigitang juga diharapkan bersama sama dengan pemerintah untuk membangun Kabupaten Halmahera Selatan,” sebut Bahrain. (Ajo)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut