Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Pemda Morotai Segera Miliki Tersangka

  • Bagikan
Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Pulau Morotai mengakui penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur milik Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tahun 2015 senilai Rp 11 miliar, di Kecamatan Selatan, segera miliki tersangka. Penyidik hanya menunggu waktu yang tepat untuk menetapkan tersangka dugaan pembebasan lahan fiktif ini.

“Jadi kasus lahan ini tinggal kami tetapkan tersangka, karena semua saksi-saksi sudah selesai dilakukan pemeriksaan. Hanya saja tinggal menunggu waktu yang tepat baru tersangkanya ditetapkan,” ungkap Kasubsi Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejari Kepulauan Morotai, Jefri Tolokende ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (1/10/2019).

Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik, sehingga penyidik kini tinggal menunggu besaran kerugian negara yang masih dalam tahap audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara,

“Semua saksi-saksi sudah diperiksa, tinggal tunggu hasil audit kerugian negara saja,” terang Jefri.

Meski sudah mengantongi calon tersangka dalam kasus in, Kejari belum bisa mengekspos  jumlah yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Untuk tersangka yang nantinya ditetapkan itu kami belum bisa pastikan berapa orang, yang pasti kami tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dilakukan penetapan tersangka, karena semua berkas sudah dinyatakan lengkap,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut