Kejati Malut Kasasi Vonis Bebas 3 Terdakwa Pendangkalan Aqidah 

  • Bagikan
Aspidum Kejaksaan Tinggi Malut, Hartawai (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) telah melayangkan upaya kasasi terhadap 3 terdakwa tindak pidana pendangkalan aqidah yang terjadi di Kota Ternate, Tidore Kepulauan dan Kabupaten Pulau Morotai, namun divonis bebas oleh pengadilan.

Mereka adalah Ketua Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) Gresia Dedana alias Greis (36) yang divonsi bebas Pengadilan Negeri (PN) Tobelo. Terdakwa Endang Retnas Sari dari kelompok Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) divonis PN Soasio Kota Tidore Kepulauan dan Liem Sioe Lan alias Grace (54,) divonis PN Ternate.

“Yang terakhir terdakwa Endang juga  telah diputus bebas PN Ternate. Selanjutnya akan dilakukan kasasi seperti dua terdakwa sebelumnya diputus bebas,” kata Aspidum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut Hartawi didampingi JPU Muksin saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2019).

Hartawi mengaku, untuk kasasi terdakwa  Gresia dari pihak Kejari Kepulauan Morotai telah mengerimkan proses kasasinya  ke PN Ternate untuk diajukan ke Mahkamah Agung.  Sementara terdakwa  Endang yang di Tidore Kepulauan dan Liem alias Grace di Ternate dalam proses penyusunan memori kasasi oleh JPU selama 14 hari.

“Kita tetap optimis sesuai dakwaan JPU,”  ungka Hartawai.

Semantara JPU Muksin yang menangani perkara  terkadwa  Liem Sioe Lan alias Grace (54), mengaku telah berupaya semakasiman mungkin agar terdakwa dinyatakan bersalah. Namun majelis hakim PN Ternate memutuskan lain alias bebas.

“Kita sudah berupaya tapi hasilnya diputus bebas,” singkat Muksin. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut