Wakil Bupati Halut Resmi Tutup Latsar CPNS 2019

  • Bagikan
Wakil Bupati Halmhaera Utara, Muchlis Tapi-Tapi (tengah), Sekda Fredy Tjandua (kanan) Kepala BKD Oni Hendrik (kiri) , bersama peserta Pelatihan Dasar CPNS (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Wakil Bupati Halmahera Utara (Halut), Muchlis Tapi-Tapi, secara resmi menutup Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III  lingkup Pemerintahan Kabupaten Halut tahun 2019. Acara penutupan berlangsung di gedung Marahai Tobelo, Rabu (2/10/2019).

Wakil Bupati Halut, Muchlis Tapi-Tapi dalam sambutannya mengucapkan selamat bagi peserta Latsar CPNS, yang sudah mengikuti dan belajar bersama-sama kurang lebih hampir selama 2 bulan. Ia juga mengharapkan agar CPNS golongan II dan III yang baru usai mengikuti Lastar ini, agar bisa melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap lingkup CPNS dan lingkup dunia.

“Saya mengharapkan agar saudara-saudara bisa melakukan penyesuaian-penyesuain terhadap bagaimana lingkup CPNS, dan bagaimana lingkup dunia, anda masuk dan anda akan bergabung bersama-sama,” kata Muchlis.

Muchlis juga mengatakan, sesuai laporan panitia bahwa masih ada yang belum beruntung dan harus mengikuti kembali.

“Pelatihan dasar menjadi kewajiban bagi semua CPNS, karena pelatihan tersebut dapat membentuk watak, karakter, mainset, dan cara pandang calon pegawai Negeri, dan biarlah pelatihan selama 2 bulan ini juga menjadi sebuah motivasi bagi setiap calon PNS,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Latsar Cetsia Muluwere dalam laporannya menyampaikan bahwa, berdasarkan Peraturan Pemerintah  no 11 tahun 2017 tentang menejemen pegawai negeri sipil dimana CPNS wajib melaksanakan masa percobaan selama 1 tahun dan diwajibkan mengikuti Latsar.

“Pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil ini  bertujuan untuk mengubah pola perilaku peserta Diklat agar mampu menjadi pelayan publik yang profesional ketika mereka kembali ke dunia kerja,” tuturnya.

Ia juga mengatakan untuk peserta Latsar CPNS golongan II dan III berasal dari lingkup Kabupaten Halut berjumlah 195 orang dan dari Mahkamah Agung 10 orang.

“Kegiatan pelatihan CPNS dilaksanakan selama 51 hari kerja dengan rincian 21 hari kerja untuk pembelajaran clasikal dan 30 hari kerja untuk pembelajaran non clasikal, atau aktualisasi di tempat kerja. Sementara untuk pelatihan dasar pada tanggal 5 Agustus sampai dengan 2 Oktober 2019,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi yang meliputih penilaian akademik, penilaian sikap perilaku, penilaian rancangan aktualisasi, penilaian capaian aktualisasi dan penilaian penguatan kopetensi bidang tugas. Maka peserta yang berjumlah 205 orang itu, yang dinyatakan lulus hanya 202 orang dengan rincian sebagai berikut 18 orang sangat memuaskan, memuaskan 184 orang, ditundah kelulusan 2 orang dan 1 orang direkomendasikan untuk mengikuti Latsar CPNS di kabupaten/kota lain.

Turut menghadiri dalam kegiatan tersebut Sekda Halut Fredy Tjandua, Perwakilan BPSDM Provinsi Maluku Utara Hasan Mustafa, serta parah Asisten Bupati dan para Staf Ahli dan Pimpinan OPD.  (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut