Laporan Pemalsuan Dokumen Ketua KPU Halsel Resmi Dicabut   

  • Bagikan
Ketua KPU Kabupaten Halmahera Selatan, Darmin Hi Hasyim bersama mantan istrinya Vivian Anggraeni saat menggelar konferensi Pers di Cafe Bistro (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyelidikan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Darmin Hi Hasyim, bakal dihentikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit-Reskrimum) Polda Maluku Utara. Hal ini dikarenakan, pelapor yang tak lain merupakan mantan istri Ketua KPU Halsel, Vivian Anggraeni telah mencabut laporan Polisi atas kasus tersebut.

Ketua KPU Halsel, Darmin Hi Hasyim mengatakan dirinya bersama pelapor dan keluarga pelapor telah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Ia mengungkapkan, dirinya bersikap diam dan tidak menanggapi apapun terkait kasus tersebut yang ramai di media, karena ia menganggap kasus ini adalah masalah privat.

“Intinya kami sudah selesaikan ini secara kekeluargaan,” ujar Darmin dalam konferensi pers yang digelar di Cafe Bistro Ternate, Kamis  (3/10/2019).

Penyelesaian secara kekeluargaan itu juga dibenarkan oleh pelapor, Vivian Anggraeni. Ia menuturkan, dirinya telah bertandang ke kantor Dit-Reskrimum Polda Malut untuk memasukan surat permohonan pencabutan laporan Polisi yang ia laporkan. Bahkan, kata Vivian, dirinya tidak lagi didampingi penasehat hukumnya, sebab surat kuasa telah dicabut.

“Jadi pak Roslan sudah bukan kuasa hukum saya lagi, dan saya sudah bertindak atas nama diri saya sendiri. Pak Roslan sudah tidak berkuasa apapun atas perkara saya,” tutur Vivian.

Vivian menegaskan, dirinya telah resmi mencabut laporan perkara tersebut dan tidak lagi melanjutkan proses perkara yang dilaporkan di Dit-Reskrimum Polda.

“Saya dan keluarga besar saya serta keluarga besar pak Darmin memilih menempuh jalan kekeluargaan, jadi sekarang kami tidak ada masalah lagi,” sambung Vivian.

Bahkan, laporan yang ia laporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) juga telah dicabut.

“Intinya, saya sudah tidak teruskan kasus ini, dan sudah close melalui jalan damai,” tegasnya.

Terpisah, Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes (Pol) Anton Setiyawan membenarkan bahwa pelapor telah mengirim surat permohonan pencabutan laporan Polisi.

“Iya, tadi suratnya sudah masuk ke kami. Itu surat tentang permohonan pencabutan laporan yang dia laporkan, jadi kasusnya akan dihentikan,” singkat Anton. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut